BI Lampung Resmikan Layanan Operasional Kas Titipan di Liwa

Deputi Bank Indonesia Sugeng, didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cabang Provinsi Lampung Arief Hartawan, Pimpinan Wilayah Bank BRI Bandar Lampung Yoshua Palti Hutapea dan Anggota Komisi XI DPR RI Isma Yatun saat pelepasan Layanan Operasional Kas Titipan Liwa, di PT. BRI (Persero) Tbk Kantor Wilayah Bandar Lampung, Jumat 17 Maret 2017.

Deputi Bank Indonesia Sugeng, bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Provinsi Lampung Arief Hartawan, Pimpinan Wilayah Bank BRI Bandar Lampung Yoshua Palti Hutapea dan Anggota Komisi XI DPR RI Isma Yatun saat pelepasan Layanan Operasional Kas Titipan Liwa, di PT. BRI (Persero) Tbk Kantor Wilayah Bandar Lampung, Jumat 17 Maret 2017.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung meresmikan operasional kas titipan di Kota Liwa, Lampung Barat guna memastikan ketersediaan uang dan melayani penukaran uang kertas maupun logam di kebupaten itu.

Acara berlangsung di ruang pertemuan PT. BRI (Persero) Tbk Kantor Wilayah Bandar Lampung, Jumat 17 Maret 2017.

Deputi Bank Indonesia Dr. Sugeng mengatakan secara nasional, jumlah lokasi kas titipan Bank Indonesia adalah sebanyak 65 kas titipan.

“Kalau kita lakukan sendiri oleh Bank Indonesia, jelas kurang efisien dan kurang cepat. Oleh karena itu kita (BI) kerjasama dengan BRI. Dengan harapan bisa geraknya lebih cepat (penukaran uang) untuk menyebar ke masyarakat,” kata Sugeng.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Provinsi Lampung Arief Hartawan mengatakan, pembukaan layanan kas titipan di Kota Liwa, Lampung Barat akan memperluas jangkauan layanan kas untuk kegiatan setoran dan pembayaran bank pada kabupaten yang selama ini belum dapat terlayani dengan baik.

“Khususnya yang berbatasan langsung dengan Lampung Barat, yakni Kabupaten Way Kanan, Pesisir Barat, dan Tanggamus,” kata Arief Hartawan.

Menurut Arif, pembukaan kas titipan di Liwa ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran perbankan dalam melaksanakan pengedaran uang rupiah maupun layanan perkasan kepada masyarakat.

Pembukaan layanan kas titipan di Kota Liwa, Lampung Barat menurut Arief Hartawan selain untuk memperluas jangkauan layanan kas, juga didasari oleh beberapa pertimbangan.

“Pertama, Liwa merupakan ibukota Kabupaten Lampung Barat yang letaknya secara geografis cukup strategis yaitu berada di tengah-tengah wilayah Lampung Barat dan merupakan persimpangan lalu lintas jalan darat dari berbagai arah, yaitu Sumatera Selatan, Bengkulu dan Lampung,” jelasnya.

Alasan kedua menurut Arief Hartawan, Kota Liwa merupakan pusat perdaganan di Kabupaten Lampung Barat.

“Kabupaten Lampung Barat sendiri merupakan kabupaten yang sedang berkembang, baik kegiatan ekonomi secara umum maupun kegiatan pariwisatanya,” jelasnya.

Ketiga menurut Arief Hartawan, Kabupaten Lampung Barat berbasis sektor primer yaitu pertanian dan perkebunan, terutama kopi. Dijelaskannya pada saat-saat tertentu, terutama saat panen kopi, kebutuhan uang tunai sebagai alat pembayaran mengalami permintaan yang cukup tinggi.

“Kondisi tersebut sering menyebabkan ketersediaan uang tunai di perbankan Liwa mengalami kekurangan. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Lampung Barat dan sekitarnya, serta menjawab permasalahan kebutuhan uang tunai untuk transaksi perdagangan tersebut, pembukaan kas titipan di Kota Liwa menjadi penting untuk segera diwujudkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Bank BRI Bandar Lampung Yoshua Palti Hutapea menyatakan kesiapan pihaknya dalam kerjasama layanan kas titipan dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung.

“Kami ini (kerjasama) yang kedua, dan kami siap untuk yang berikutnya. Karena kami ada di daerah-daerah, seperti Tulang Bawang, Mesuji, Baradatu. Di Bengkulu pun di paling ujung provinsi itu yakni di Mukomuko, kami ada,” kata Yoshua Palti Hutapea.

“Intinya kami siap supaya tujuan kas titipan ini, melayani peradaran uang yang bagus itu bisa tercapai,” pungkasnya.

Anggota Komisi XI DPR RI Isma Yatun yang hadir pada kesempatan itu sangat mengapresiasi dilakukannya penandatanganan perjanjian kerjasama layanan kas titipan antara Kepala Pewakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung dengan Kepala Cabang PT. BRI (Persero) Tbk Liwa.

“Kami di DPR berharap kepada Bank Indonesia terutama, tidak hanya melayani atau mendekatkan diri, tapi juga mengawal bagimana pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung bisa lebih cepat berkembang,” kata Isma Yatun.

Sebagai informasi, sebelumnya, layanan kas titipan telah dilakukan di Kotabumi Lampung Utara yang berkerjasama dengan PT. BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Kotabumi pada tahun 2016.***

Reporter : Robert

116 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *