Gubernur Lampung M Ridho Ficardo serahkan langsung Beras Keluarga Sejahtera (Rastra) di Lampung Timur

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo saat menyerahkan langsung Beras Keluarga Sejahtera (Rastra) kepada ratusan masyarakat pra sejahtera di Balai Benih Induk Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, Selasa 14 Maret 2017.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo saat menyerahkan langsung Beras Keluarga Sejahtera (Rastra) kepada ratusan masyarakat pra sejahtera di Balai Benih Induk Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, Selasa 14 Maret 2017.

LAMPUNG TIMUR, RADIO SUARA WAJAR — Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dengan didampingi Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Buchori menyerahkan langsung Beras Keluarga Sejahtera (Rastra) kepada ratusan masyarakat pra sejahtera di Balai Benih Induk Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, Selasa 14 Maret 2017.

Dalam sambutannya Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan bahwa Program Subsidi Rastra merupakan salah satu upaya menanggulangi kemiskinan dan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap masyarakat pra sejahtera, dengan tujuan mengurangi beban pengeluaran para Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) dalam memenuhi kebutuhan pangannya.

“Mereka yang berpenghasilan rendah berhak mendapatkan program beras keluarga sejahtera, sebagai hak dasar yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan pokok serta meningkatkan akses masyarakat berpendapatan rendah dalam memenuhi salah satu hak dasarnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Ridho mengatakan bahwa pada tahun 2017, transformasi Program Rastra menjadi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai dilaksanakan di 44 kota terpilih. Untuk Provinsi Lampung kota yang terpilih adalah Bandar Lampung.

“Namun kedepan program ini akan dilakukan secara bertahap di Kabupaten-Kabupaten lain sambil menunggu kesiapan jaringan internet di kabupaten penerima Program Rastra,” kata Gubernur.

Kedepan Ridho juga berharap Lampung Timur sebagai salah satu penyumbang terbesar produksi padi di Provinsi Lampung dapat bersinergi dengan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjalankan berbagai program prioritas pembangunan daerah. Salah satunya program pemerintah di Tahun 2017 yakni menargetkan produksi padi sebesar4.401.1188 ton GKG serta program prioritas yang lainnya.

“Saat ini Festival Panen Padi mendapat peringkat 4 surplus tingkat nasional terhadap produksi padi dan Lampung Timur adalah penyumbang terbesar kedua di Provinsi Lampung. Untuk itu kami berharap seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota dapat bersinergi dalam meningkatkan produksi pertanian dan menyukseskan program prioritas lainnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lampung Timur Chusnunia Halim yang dibacakan Wakil Bupati Zaiful Buchori mengatakan dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan, pihaknya melakukan berbagai program yang melibatkan masyarakat.

“Mulai tahap perencanaan, pengawasan, dan pelestarian hasil-hasil pembangunan dan berharap keikutsertaan masyarakat dapat mengangkat nilai pertumbuhan ekonomi dalam membangun Kabupaten Lampung Timur,” katanya.

Chusnunia juga mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang terus berkomiten terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas kepeduliannya terhadap pembangunan di Kabupaten Lampung Timur, dengan adanya program ini semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Lampung Timur ini,” ujarnya.

Sementara Kepala Biro Perekonomjan Lukmansyah mengatakan bahwa peluncuran Penyerahan Perdana Beras Keluarga Sejahtera merupakan tanda dimulainya program Rastra melalui subsidi pangan secara tunai dan non tunai di Provinsi Lampung Tahun 2017.

“Dimana pagu penerima bantuan rastra di Provinsi Lamlung Tahun 2017 berjumlah 603.223 keluarga dan setiap KPM akan merima Rastra sebanyak lima belas kilogram perbulan untuk alokasi dua belas bulan dengan harga tebus Rastra (HTR) sebesar Rp. 1.600/Kg dititik distribusi, jelas Lukmansyah.

Sedangkan menurut Lukmansyah, Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (KPM BPNT) dapat memanfaatkan bantuan sosial sebesar Rp. 110.000,-/bulan untuk membeli pangan selama 12 bulan di e-warong yang telah ditentukan sebagai tempat penarikan/pembelian bantuan sosial.

“Bantuan program subsidi beras ini semoga mengurangi beban kebutuhan pangan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah yang artinya dapat mengurangi kesenjangan dan memperkuat integrasi sosial sebagai basis kekuatan integrasi nasional,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Kabag Humas dan Komunikasi Publik Heriyansyah acara ini turut dihadiri oleh sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Timur serta sejumlah anggota fokorpimda dan tokoh masyarakat.***

Reporter : Robert

105 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *