Vatikan Pelajari Kemungkinan Kunjungan Paus Fransiskus ke Mesir

Paus Fransiskus menyampaikan pesan Paskah di hadapan umat Katolik di St. Peters Square, Vatikan, Senin 28 Maret 2016.

Paus Fransiskus menyampaikan pesan Paskah di hadapan umat Katolik di St. Peters Square, Vatikan, Senin 28 Maret 2016.

VATICAN CITY, RADIO SUARA WAJAR – Vatikan kini tengah mempertimbangkan kemungkinan kunjungan Paus Fransiskus ke Mesir, tetapi tanggal pasti kunjungan itu belum dipastikan.

“Perjalanan Bapa Suci ke Mesir sedang dipelajari tetapi belum ada finalisasi tanggal,” kata juru bicara Vatikan, Greg Burke, Sabtu 11 Maret 2017.

Sementara itu, lembaga penyiaran publik Italia RAI mengklaim Paus Fransiskus akan berkunjung ke Mesir pada 20-21 Mei.

Di Mesir, menurut RAI, Paus Fransiskus akan berkunjung ke Universitas Al Azhar dan sebuah kompleks masjid.

Pada Mei tahun lalu, Paus Fransiskus pernah menerima kunjungan imam besar Al Azhar Ahmed al-Tayeb dalam sebuah pertemuan bersejarah.

Pertemuan Ahmed al-Tayeb dan Paus Fransiskus itu merupakan sebuah puncak dari perkembangan sebuah hubuungan yang sempat memburuk setelah serangkaian komentar keras dari Benediktus XVI, pendahulu Fransiskus.

Kini, Paus Fransiskus menjadikan dialog antaragama dan rekonsiliasi menjadi program utama kepausan.

Selain memperbaiki hubungan dengan dunia Islam, Paus Fransiskus juga meningkatkan hubungan dengan Gereja Ortodoks dan Kristen Protestan.

Paus Fransiskus sebenarnya sudah lama menerima undangan untuk berkunjung ke Mesir yang disampaikan Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

Presiden Al-Sisi menyampaikan undangan itu saat dia bertemu Paus Fransiskus di Vatikan pada 2014.

Sementara itu, harian konferensi uskup Italia, Avvenire bulan lalu mengabarkan Paus Fransiskus juga mendapatkan undangan dari Patriakh Koptik di Aleksandria.

Kunjungan ke Mesir ini akan diwarnai kekhawatiran akan jaminan keseamatan. Namun, hal semacam itu biasanya tak menghalangi Paus Fransiskus.

Pada November 2015 misalnya, Paus Fransiskus mengunjungi Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah yang dikungkung kerusuhan antaragama.

Sejauh ini, Paus Fransiskus baru memiliki dua jadwal pasti kunjungan ke luar negeri yaitu ke Fatima, Portugal pada April dan ke Kolombia, pada September.

Reporter : Robert

Sumber   : AFP

107 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *