Gubernur Lampung M Ridho Ficardo Berikan Kuliah Umum di Unila

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo bersama mahasiswa-mahasiswi Unila, Jumat 10 Maret 2017 di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo bersama mahasiswa-mahasiswi Unila, Jumat 10 Maret 2017 di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menyampaikan kuliah umum di hadapan 500 lebih mahasiswa dan dosen Universitas Lampung, Jumat 10 Maret 2017 di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Dalam acara yang dihadiri Rektor Unila tersebut Gubernur memaparkan tentang konsep kebijakan Pemerintah Provinsi dalam pembangunan secara umum, khususnya di bidang pertanian.

Pada paparannya Gubernur menyampaikan, Visi Pemerintah Provinsi Lampung yaitu Menuju Lampung Maju dan Sejahtera.

“Langkah yang dilakukan yaitu dengan pertama meningkatkan pembangunan ekonomi dan memperkuat kemandirian daerah, kedua meningkatkan infrastruktur untuk pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial,” kata M Ridho Ficardo.

Ketiga menurut Ridho, yakni meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, Iptek dan Inovasi, budaya masyarakat, dan toleransi kehidupan beragama.

“Berikutnya, meningkatkan Pelestarian SDA dan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan, kelima menegakkan supremasi hukum, mengembangkan demokrasi berbasis kearifan lokal, dan memantapkan pemerintahan yang baik dan antisipatif,” tutunya.

Menurut Gubernur, untuk mengoptimalkan segala potensi tersebut adalah membangun infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, bendungan dan sarana prasarana kesehatan, pendidikan di semua wilayah Provinsi Lampung.

Dilanjutkan, Lampung merupakan Provinsi terbesar ke-3 di Sumatera dan ke-7 di Indonesia. Dari target produksi 4,3 Juta ton GKG yang ditargetkan oleh Pemerintah Pusat, angka sementara telah tercapai 4,04 juta ton 92 persen.

Keberhasilan tersebut menurut Gubernur antara lain diperoleh dengan berbagai kebijakan dan program. Seperti pembukaan 10.000 hektar lahan sawah baru di empat kabupaten yaitu; Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Tengah.

“Perbaikan sistem irigasi Sekampung dan sistem-sistem di sentra pertanian Lampung. Selain itu pengaturan debit air serta memaksimalkan pemberian bantuan alsintan,” jelasnya.

“Pemerintah Provinsi Lampung juga melaksanakan penyaluran pupuk bersubsidi secara online. Terobosan ini pertama terjadi di Indonesia, diluncurkan pada tanggal 6 Mei 2016. Program ini akan diterapkan di seluruh Lampung sebagai salah satu upaya pencegahan adanya pupuk illegal, ” terang Gubernur.

Ditambahkan Gubernur, pada Tahun Anggaran 2017, Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan Rp. 500 juta untuk kegiatan klinik pertanian keliling yang bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNILA.

“Selain itu guna mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian akan di bangun 3 Bendungan baru yang keseluruhannya akan dapat beroperasi pada 2019,” katanya.

Gubernur diakhir pemaparannya menyampaikan Lampung merupakan penghasil ubi kayu terbesar di Indonesia, dengan 7,4 juta ton pada tahun 2015.

“Lampung juga penghasil tebu terbesar di Sumatera dan nomor 2 di Indonesia, dengan produksi 768,9 ribu Ton yang menyumbang 30 % dari total produksi nasional. Produktivitas tebu Lampung merupakan yang tertinggi di Indonesia dengan 6,6 ton/ha. Lampung merupakan penghasil jagung terbesar di Sumatera dan nomor 3 Nasional dengan produksi 1,7 juta ton,” jelasnya.

“Lampung juga telah dikenal sebagai penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia, dengan produksi 108,96 ribu ton tahun 2015. Selain itu produksi lada Lampung pada 2015 sebesar 15.744 ton, dan merupakan terbesar kedua di Indonesia,” ujar Gubernur.

Di akhir pemaparannya, Gubernur mengajak seluruh mahasiswa/i generasi muda Lampung untuk siap menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Luas wilayah, letak strategis, potensi pertanian, potensi perkebunan, potensi perikanan, potensi pariwisata, serta peluang dunia industri mesti kita kelola dengan sumber daya kita sendiri.

“Perhatian Pemerintah Pusat terhadap Lampung sangat luar biasa. Kita harus mensyukurinya dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Yakinlah kebersamaan dengan penuh optimisme kita mampu mencapai Lampung Maju dan Sejahtera,” ujar Gubernur.

Dinformasikan Kabag Humas dan Komunikasi Publik Heriyansyah menambahkan, usai pemaparan Gubernur dilanjutkan tanya jawab oleh Mahasiswa dan Dosen Fakultas Pertanian yang dimoderatori oleh Dekan Fakultas Pertanian Unila Prof. DR. Irwan Sukri Banua.

“Mahasiswa Universitas Lampung tampak mengapresiasi komitmen dan konsistensi Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung dalam memajukan pertanian dan pariwisata,” pungkasnya.***

Reporter : Robert

85 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *