Gubernur Ridho Uji Coba Pesawat dari Bandara Radin Inten ke Soekarno Hatta

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo saat di Bandara Raden Inten II Lampung Selatan, Rabu 08 Maret 2017.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo saat di Bandara Raden Inten II Lampung Selatan, Rabu 08 Maret 2017.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mempercepat peningkatan status Bandara Raden Inten II sebagai Bandara Internasional.

Untuk itu Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Rabu sore 8 Maret 2017 langsung melakukan uji coba dengan menumpang pesawat terbang dari Bandara Raden Inten menuju Bandara Soekarno Hatta. Penerbangan tersebut dilakukan seperti halnya jalur masyarakat umum.

“Biasanya Gubernur sebagai pejabat negara memperoleh keistimewaan yaitu terbang melalui jalur VIP. Namun beliau ingin mengecek langsung sarana prasarana di Bandara, mulai dari masuk Bandara, boarding hingga pesawat lepas landas,” Karo Humas dan Protokol Bayana.

Selain sarana prasarana, Gubernur juga meninjau kesiapsiagaan para petugas dalam melayani penumpang. Diharapkan ke depan upaya untuk mewujudkan Bandara Raden Inten sebagai Bandara Internasional segera terwujud.

Gubernur beberapa waktu lalu juga telah meninjau Bandara Raden Intan. Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengatakan, pembangunan Bandara Raden Inten sebagai pintu gerbang Sumatera tidak akan berhenti disini saja, jika melihat tingkat pertumbuhan perekenomian saat ini dan prediksi lima hingga delapan tahun ke depan maka dirasa perlu diadakannya peningkatan pembangunan Raden Inten II.

Pemerintah Provinsi Lampung telah mempunyai Detail Engineering Design (DED) dimana luasan bandara akan terus ditingkatkan termasuk panjang landasan, pengadaan minimal 3 gartabata, serta peningkatan daya tampung parkir yang saat ini telah mampu menampung 700-800 kendaraan roda empat, program perencanaan itu juga akan disinkronkan dengan program Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

“Pembangunan di Provinsi Lampung sudah terlalu lama stag-nya, kita akan kejar percepatan khususnya pembangunan konektifitas di Provinsi Lampung, karena ini belum selesai namun ini dirasa cukup baik sebagai langkah awal, kedepan masih akan banyak improvisasi Pemerintah Provinsi Lampung dalam pembenahan pelayanan bagi masyarakat yang ada di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Gubernur meyakini, setelah bandara ini diperbaiki pun diperkirakan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan tingkat pertumbuhan penumpang.

“Yang kita kejar adalah jumlah wisatawan dan investasi yang sinergis dengan pembangunan kita. Bandar udara sebagai bagian dari konektivitas ekonomi harus mempunyai daya tampung yang cukup,” tegasnya.

Untuk itu Gubernur meminta dukungan masyarakat Lampung agar semua program strategis pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung bisa berkorelasi dengan Pemerintah Republik Indonesia bisa berjalan dengan lancar, aman, dan cepat.

“Kedepan, Bandara Radin Inten II ini juga kita siapkan sebagai bandara cadangan apabila Soekarna-Hatta terkendala sesuatu, sebagai bandara emergensi/mitigasi,” ucapnya.***

Reporter : Robert

89 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *