Aparatur Protokol di Provinsi Lampung Asah Kemampuan

Sekdaprov Lampung Sutono saat membuka Rapat Kerja Ke-Protokolan se Provinsi Lampung di Ruang Abung, Balai Keratun, Kamis 02 Februari 2017.
Sekdaprov Lampung Sutono saat membuka Rapat Kerja Ke-Protokolan se Provinsi Lampung di Ruang Abung, Balai Keratun, Kamis 02 Februari 2017.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung menyelenggarakan rapat kerja keprotokolan sebagai wahana untuk meningkatkan sumber daya aparatur pemerintahan Provinsi Lampung khususnya di bidang keprotokoleran. Dengan kegiatan ini diharapakan para peserta mampu memahami peran, tugas, dan fungsi protokol sesuai dengan Undang-Undang nomor 9 tahun 2010 tentang keprotokolan.

Demikian sambutan yang disampaikan oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Sutono pada saat membuka Rapat Kerja Ke-Protokolan se Provinsi Lampung di Ruang Abung, Balai Keratun, Kamis 02 Februari 2017.

“Negara menghormati kedudukan para pejabat negara, pejabat pemerintah, perwakilan negara asing dan organisasi internasional, serta tokoh masyarakat tertentu dengan tata pengaturan keprotokolan, untuk itu protokoler merupakan serangkaian aturan atau tata cara dalam menyelenggarakan suatu acara agar dapat berjalan dengan tertib, khikmad, rapi, lancar dan teratur dengan memperhatikan ketentuan keprotokolan yang berlaku,” ujar Sekdaprov.

Lebih lanjut Sutono mengingat pentingnya tugas dan fungsi protokol, sehingga diadakannnya rapat kerja keprotokolan ini untuk menyatukan persepsi antar aparatur protokol baik di tingkat Provinsi maupun kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

‚ÄúSehinga mampu meningkatkan kinerja aparatur protokol dan meningkatkan sistem pelayanan keprotokolan dalam rangka menjalankan tugas kedinasan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Karo Admin Pimpinan Setjen Kemendagri Agus Fatoni menyampaikan bahwa protokol mengatur tata tempat, bagaimana seseorang di tempatkan pada acara resmi dan acara kenegaraan, baik tempat duduk, tempat berjalan dan lainnya.

“Banyak yang perlu kita samakan persepsinya dan harus kita fahami, diantaranya konsep, permasalahan di lapangan, perlakuan dan penghormatan kepada seseorang, sesuai dengan posisi dan jabatannya,” jelas Agus Fatoni.

Menurut Karo Humas dan Protokol Bayana, rapat kerja keprotokolan yang diselenggarakan pihaknya ini dimaksudkan untuk meningkatkan silahturahmi di antara pegawai protokol di Lampung.***

Reporter : Robert

69 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *