Renungan Harian, Senin 9 Januari 2017

Pesta Pebaptisan Tuhan

Bacaan: Matius 3:13-17

Yesus dibaptis Yohanes

3:13 Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. 3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” 3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya. 3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

Renungan

Baptisan Yohanes adalah baptisan dengan air, yakni baptisan pertobatan. Dalam seluruh karyanya, Yohanes mengajak semua orang untuk bertobat, meninggalkan hidup yang lama dan mengadakan pembaruan. Pertobatan itulah satu-satunya jalan untuk menyambut kedatangan Tuhan. Ia senantiasa menyerukan ‘Bertobatlah, kerajaan Allah sudah dekat’. Pertobatan itu dilakukan dengan perubahan sikap dan cara hidup yang total. Artinya pembaptisan Yohanes diperuntukkan bagi orang-orang berdosa yang hendak meluruskan lagi jalan hidupnya.

Jika pada hari ini Yesus dibaptis oleh Yohanes, pertanyaannya adalah mengapa terjadi demikian? Apakah baptisan itu artinya bentuk pertobatan? Padahal Yesus adalah Putera Allah, Ia adalah yang kudus dari Allah.

Kiranya baptisan Yesus tidak sama dengan ketika Yohanes membaptis orang lain. Yesus sendiri mengatakan “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Selain itu, pebaptisan ini merupakan pernyataan Allah akan Puteranya, inilah saat perkenanan Allah pada Yesus, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Yesus datang bukan karena kehendak-Nya sendiri, melainkan Bapa lah yang mengutusnya. Dalam bahasa lain, ini adalah sebuah ‘pengumuman’ tentang siapakah Yesus.

Baptisan menjadi awal seluruh karya-Nya. Ia memulai misi ‘resmi’ di tengah jemaat dengan diperkenalkan Yohanes lewat pembaptisan. Dengan baptisan itu, Yesus berkarya dengan cara dan bahasa yang dikenal oleh manusia. Ia hadir dalam seluruh realitas manusia. Ia sama dengan kita, kecuali dalam hal dosa, demikian dikatakan kitab suci. Ia masuk dalam misteri manusia. Hanya dengan jalan itulah manusia dapat mengerti rencana keselamatan Allah.

Baptisan Yesus adalah bentuk solidaritas Putera Allah kepada manusia. Ia yang tidak berdosa rela menerima baptisan pengampunan dosa. Ia yang berkuasa membaptis dengan Roh, saat ini ia melepaskan semua itu dan dibaptis dengan air di sungai Yordan. Kenyataan seperti itulah yang diambil oleh Yesus. Kenyataan yang dapat dikenali semua orang, dari semua golongan manusia, tanpa batas dan sekat yang memisahkan, meskipun Ia tetap kudus dan tak bernoda. Inilah pengosongan diri Putera Allah yang total, demi keselamatan manusia.

Mari kita belajar dari dua tokoh ini, Yohanes dan Yesus. Mereka sama-sama melakukan kehendak Allah dalam seluruh hidup mereka. Yohanes yang merasa tidak layak, akhirnya berani membaptis karena supaya tergenapi kehendak Allah. Yesus yang tidak perlu dibaptis, akhirnya turun ke air dan dibaptis karena menuruti rencana dan kehendak Allah. Hidup mereka semuanya untuk melaksanakan kehendak Allah. Misi besar itulah yang menggerakkan seluruh daya hidup mereka.

Mari kita mohon rahmat Tuhan, agar kita dimampukan mempunyai misa besar itu, yakni melaksanakan kehendak Allah. Seluruh daya, pikiran, dan energi serta cara kita berada akan terarah ke sana jika itulah misi kita.

Doa

Ya Tuhan, kami bersyukur atas anugerah istimewa rahmat baptisan Engkau curahkan bagi kami. Ajarilah kami agar kami mampi bertanggung jawab atas rahmat istimewa itu. Bantulah kami agar cara hidup kami semakin menghayati rahmat baptisan itu. Semoga kami berani semakin beriman dan sekaligus semakin rendah hati. Amin.

 

268 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *