2017 Pemprov Lampung optimis dapat penuhi takget produksi padi yang ditetapkan Kementerian Pertanian

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri.
Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri.

LAMPUNG SELATAN, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung optimis dapat memenuhi target produksi padi yang ditetapkan Kementerian Pertanian RI pada tahun 2017 sebesar 4.401.188 ton Gabah Kering Giling (GKG). Terbukti ketika Indonesia mengalami kekeringan, Lampung masih bisa melakukan panen padi. Selain itu dengan melaksanakan upaya khusus (upsus) tiga komoditas utama padi jagung kedelai (pajale) sangat berdampak nyata bagi peningkatan produksi di Provinsi Lampung.

Sehingga tahun ini Provinsi Lampung mampu mencapai sasaran peningkatan produksi padi sebesar satu juta ton GKG yakni sebanyak 4.372.958 ton GKG.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dalam acara Gerakan Percepatan Tanam Padi di Desa Bakti Rasa Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan, Kamis 29 Desember 2016..

Untuk itu Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian kepada Provinsi Lampung. Wakil Gubernur juga berharap Menteri Pertanian RI dan Ketua MPR RI mensupport Lampung, tidak hanya di bidang produksi padi, jagung maupun kedelai tetapi juga di segala bidang pangan.

Dalam kesempatan ini Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, Lampung memiliki peran penting yang cukup besar dalam penunjang pangan, terutama dari Lampung Selatan yang merupakan salah satu pemasok produksi padi terbesar di Lampung.

Dijelaskannya, Presiden memberikan target 3 tahun 3 juta hektar irigasi. Namun Kementerian Pertanian mempersingkat waktu menjadi 1 tahun 3 hektar untuk irigasi. Tujuannya untuk meningkatkan produksi pangan di Indonesia. Sehingga kedepan Indonesia tidak perlu lagi import dari luar negeri.

“Saat ini Indonesia telah menekan impor dari luar negeri berupa padi dan jagung yang merupakan salah satu penerapan sistem yang lebih baik dari sebelumnya. Saya berharap 30 tahun ke depan Indonesia dapat menjadi Lumbung pangan dunia,” kata Menteri.

Dalam Kesempatan yang sama Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menambahkan, dengan upaya kerja keras pemerintah dan masyarakat mampu meningkatkan produksi padi di Lampung. Salah satu perubahan terbesar di Lampung, yakni mampu menjadi salah satu pemasok padi terbesar.

“Untuk meningkatkan produksi padi, kita tidak dapat mengandalkan bantuan saja, tetapi kita perlu meningkatkan skill dalam bertani” tambah Zulkifli.

Sementara itu Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan menambahkan, dengan adanya bantuan dari Kementerian Pertanian berupa hand spray, traktor roda 4, traktor roda 2 serta pompa untuk mengalirkan air diharapkan meningkatkan produksi padi. Ia juga berharap daerah Sragi menjadi contoh bagi daerah lainnya di Provinsi Lampung.

Diinformasikan Kabag Humas Heriyansyah, dalam acara ini diserahkan batuan berupa 81 unit pompa air, 153 unit traktor roda 2, 8 unit traktor roda 4, 265 unit hand spray dan 2 Combine hanvester medium.***

Reporter : Robert

137 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *