Ini Harapan Gubernur Lampung Pada Peringatah Hari Kesetiakawanan Sosial Tahun 2016

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) Tahun 2016 Provinsi Lampung diharapkan dapat menjadi alat pengungkit untuk menggerakkan kembali nilai nilai kesetiakawanan sosial masyarakat Lampung. Demikian disampaikan Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo pada acara Puncak Peringatan HKSN 2016 di Universitas Malahayati Lampung pada Kamis 29 Desember 2016.

Ridho berharap nilai nilai kesetiakawanan sosial saat ini memiliki peranan penting dan strategis dalam membangun “kedaulatan sosial”.

“Diantaranya kemandirian dan kemampuan dalam menangani berbagai permasalahan sosial seperti kemiskinan, keterlantaran, pengangguran, konflik sosial, dan sebagainya. Bantuan sosial yang juga merupakan investasi sosial yang diharapkan penyandang masalah dapat sukses dalam kehidupan sehingga dapat membantu penyandang masalah sosial lainnya, “kata Ridho.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Rusli Bintang dan keluarga atas kepeduliannya terhadao masalah kesejahteraan sosial masyarakat Lampung khususnya anak yatim/piatu maupun beasiswa mahasiswa Universitas Malahayati.

“Pekerja sosial adalah insan yang kaya khususnya hati nurani untuk membantu dan melayani penyandang kesejahteraan sosial,” katanya.

Gubernur merasa terharu bahwa ternyata di Provinsi Lampung banyak sekali pilar pilar kesejahteraan sosial.

“Melalui peringatan HKSN dapat dijadikan momentum untuk melahirkan inovasi dan terobosan baru dalam memelihara dan memperkaya bentuk kesetiakawanan sosial dibdaerah kita masing-masing” demikian tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Satria Alam dalam laporannya mengatakan bahwa sebelumnya pada 27 Desember 2016 telah dilaksanakan silaturahmi Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) se-Provinsi Lampung dengan Gubernur M Ridho Ficardo.

Pada kesempatan itu menurut Satria Alam, Ridho Ficardo memberikan tali asih kepada 508 orang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), 225 anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), 60 orang pendamping Asistensi Sosial Orang Dengan Kecacatan Berat ( ASODKB), 71 orang pendamping Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT).

“Selain itu diberikan juga kepada 628 orang pendamping Program Keluarga Harapan, Bantuan kepada Yayasan Generasi Muda Peduli Lampung, 17 LK3, Forum CSR-Kesos Provinsi Lampung, Tim Dukungan Psikososial Provinsi Lampung, Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Provinsi Lampung, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat dan Bantuan RS-RTLH Saburai berupa 10 rumah di Kabupaten Lampung Tengah. Dengan total bantuan keseluruhan bernilai 2 miliar rupiah,” kata Satria.

Pada acara puncak, menurut Satria Alam, Gubernur Lampung berkenan memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa Universitas Malahayati, bantuan petalatan usaha bagi remaja putus sekolah yang telah menyelesaikan bimbingan sosial pada Panti Sosial Bina Remaja “Radin Inten”.

“Juga bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 10 unit di Kabupaten Lampung Selatan dan bantuan sembako sebanyak 350 paket,” pungkasnya.

Sekedar tahu saja, tema peringatan Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) Tahun 2016 Provinsi Lampung adalah “Kerja Nyata Menuju Lampung Maju dan Sejahtera”.***

Reporter : Robert

132 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *