Ka Mabidari Bachtiar Basri Buka Perkemahan Raida ke-V

Ka Mabidari Bachtiar Basri saat membuka Raida ke V Selasa 20 Desember 2016.
Ka Mabidari Bachtiar Basri saat membuka Raida ke V Selasa 20 Desember 2016.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Perkemahan Raimuna Daerah (Raida) ke V resmi di buka oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah Harian (Ka Mabidari) Bachtiar Basri Selasa 20 Desember 2016 yang ditandai dengan pemukulan gamolan secara bersama-sama.

Pada kegiatan ini sekaligus memberikan penghargaan kepada pramuka berprestasi dan memberikan secara simbolis bibit kelapa kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) se Lampung.

Bachtiar Basri menjelaskan Kegiatan Raida V berjalan meriah dan pesertanya terbanyak yang mencapai 4500 peserta.

“Ini kegiatan pramuka terbesar di Lampung, selain peserta ada juga stan-stan yang ikut serta di dalam kegiatan Raida,” kata dia.

Menurut Bachtiar Basri, stan yang mengikuti pameran harus menampilkan hasil kreatifitas.

“Tidak harus mewah, tapi harus hasil kreatifitas jadi bagus, kalau mau mewah banyak tapi kalau kreatifitas dapat memanfaatkan barang yang sudah tidak digunakan,” jelasnya.

Dirinya berharap, selain ajang silaturahmi para pramuka harus menjadi duta di masyarakat.

“Semangat kebangsaan, semangat bela negara, kreatif dan mandiri agar menjadi duta di masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut, Pramuka harus menjadi pribadi yang berkarakter dan berkepribadian baik.

“Semakin berkembangnya jaman kaum muda banyak tantangan, seperti narkoba, itu sabagai ancaman terbesar bagi generasi muda,” ungkap dia.

Sementara, Ka Kwarda Lampung Idrus Effedi megatakan sesuai dengan arahan Ka Mabida M Ridho Ficardo Pramuka Lampung harus bangkit, dan kegiatan Raida V sebagai bukti kebangkita pramuka Lampung.

“ini bukti kebangkitan pramuka, kegiatan ini juga termeriah dan terbanyak ini berkat kerjasama semua pihak,” kata dia.

Dijelaskan Idrus, Gerakan Pramuka Lampung mencanangkan Gerakan Ayo Menanam Kelapa sebagai upaya pelestarian pohon kelapa yang keberadaannya semakin berkurang.

“Kedepan di Masing-masing desa harus memiliki pohon kepala sebagai pelestariannya,’ jelasnya.

Terkait bumi perkemahan yang telah disiapkan oleh Lampung Idrus mengatakan pembangunannya sudah berjalan namun dilakukan secara bergulir.

“Untuk pembangunannya kita sesuai dengan kemampuan dana pemerintah juga, yang sudah kita mulai yakni penghijauan, kedepannya kita siap menajdi tuan rumah di event nasional,” ungkapnya.***

Reporter : Robert

114 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *