90-an Umat Katolik di Keuskupan Tanjungkarang mengikuti tour wisata rohani yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Lampung

Inilah para peserta wisata rohani sesaat sebelum berangkat, di depan Balai Keratun, komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung, Sabtu 03 Desember 2016.
Inilah para peserta wisata rohani sesaat sebelum berangkat, di depan Balai Keratun, komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung, Sabtu 03 Desember 2016.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — 90-an umat Katolik di Keuskupan Tanjungkarang berkesempatan mengikuti tour wisata rohani yang diselenggarkaan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Tour wisata rohani bagi umat Katolik ini, berlangsung dari 3-7 Desember 2016 ke beberapa tempat ziarah rohani di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Bagian Pendidikan dan Kebudayaan (Kabag Dikbud) Biro Bina Mental Pemerintah Provinsi Lampung mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi umat beragama di Provinsi Lampung.

“Jadi harapannya melalui pembangunan mental dan spiritual ini dapat bersinergis dengan pembangunan fisik, sehingga dapat tercipta masyarakat yang maju dan sejahtera,” jelasnya pada acara pelepasan peserta di Balai Keratun, kompleks perkatoran Pemerintah Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Sabtu 03 Desember 2016.

Disampaikan Wahyu, program wisata rohani ini juga diadakan bagi umat beragama lainnya seperti Islam, Kristen, Hindu dan Budha.

“Jadi tidak ada diskriminasi bahwa agama ini melaksanakan kegiatan wisata rohani, tetapi agama lain tidak. Semua sama. Memang jumlahnya yang tidak sama, karena itu juga terkait dengan kemampuan anggaran kita (Pemprov Lampung),” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) Keuskupan Tanjungkarang RD Philipus Suroyo meyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

“Ini menjadi angin segar bagi umat Katolik, bahwa rupa-rupanya pemerintah dalam hal ini Gubernur Lampung Bapak M Ridho Ficardo itu memberikan perhatian dan peduli juga kepada kami (umat Katolik Keuskupan Tanjungkarang),” kataya.

Kegiatan wisata rohani ini menurut Romo Roy – sapaan akrab RD Philipus Suroyo – diharapkan dapat memupuk kehidupan spriritual umat Katolik yang berkesempatan mengikuti.

“Hidup rohaninya semakin ditumbuh suburkan, semangat beribadahnya juga semakin ditingkatkan, keakrabannya dengan Tuhan juga semakin mendalam. Dan pada akhirnya bisa diterapkan dalam tataran hidup yang konkrit lewat kesalehan-kesalehan sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Di bagian lain, salah satu peserta dari Paroki Katerdral Kristus Raja, Theresia Carlos juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas program wisata rohani yang boleh diikutinya.

“Kami mengapresiasi untuk Pemprov Lampung yang begitu mau peduli pada kita-kita untuk merangkul dan membawa, baik dari akomodasi dan trasportasinya. Ini merupakan perhatian yang patut kita syukuri bersama,” katanya singkat.

Sebagai informasi, rombongan tour wisata rohani ini mengunjungi berbagai tempat di Yogyakarta seperti di Gereja Hati Kudus Ganjuran, Salib Suci Gunung Sempu dan Goa Maria Sendang Sono. Selain itu mereka juga berkesempatan mengunjungi Sumur Kitiran Mas, Goa Maria Sendang Jatiningsih, Goa Maria Tritis dan Goa Maria Sendang Sriningsih.***

Laporan     : Galih Muliaji

Editor        : Robert

243 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *