PKBI Lampung Dorong masyarakat melakukan pemeriksaan HIV/AIDS melalui VCT di Puskesmas

Koordinator Pencegahan HIV dan AIDS PKBI Lampung Rachmad Cahya Aji.
Koordinator Pencegahan HIV dan AIDS PKBI Lampung Rachmad Cahya Aji.

BANDAR LAMPUNG RADIO SUARA WAJAR — Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung pada peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap 1 Desember mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan HIV/AIDS melalui Voluntary Counselling and Testing (VCT) yang ada di Puskesmas.

Koordinator Pencegahan HIV dan AIDS PKBI Lampung Rachmad Cahya Aji di Bandar Lampug, Kamis 01 Desember 2016 menjelaskan pentingnya masyarakat mengikuti VCT agar dapat mengetahui kondisi masing-masing terhadap penyakit HIV/AIDS.

“Harapannya itu bisa tes (VCT), datanglah ke Puskesmas, pertama gratis, hanya biaya pendaftaran saja, kemudian yang kedua kerahasiannya dijamin, tidak ada yang tahu. Karena ada kode etik kesehatan, siapapun yang dites, itu wajib dirahasiakan,” katanya.

Ia berharap pemeriksaan VCT di Puskesmas bisa mempermudah masyarakat untuk mendeteksi HIV/AIDS secara dini. Sebab, lanjutnya, saat ini pemeriksaan HIV/AIDS bukan merupakan hal yang tabu di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu kuatir melakukan pemeriksaan.

“Supaya kita tahu di tubuh kita ini ada virus HIV/AIDS atau tidak. Kalau misalnya enggak ada itu alhamdulilah, tapi kalau ada itu akan segera melakukan pengobatan, bisa ke PKBI, nanti kita dampingi, kemudian nanti kita rujuk ke layanan rumah sakit, dan semua itu gratis,” terang Rachmad Cahya Aji.

Ia mengemukakan, hampir semua orang berisiko terjangkit HIV/AIDS, sebab penderitanya sudah merata dari berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga.

“Siapapun bisa terinveski HIV/AIDS, kita tidak bisa menilai diri kita sehat kalau kita tidak tes. Jadi jangan sampai ada stigma dan diskriminasi. Anak-anak saja di Lampung ini sudah bayak yang terinveksi HIV, kemudian ibu-ibu rumah tangga, petugas kesehatan, dan lain-lain,” pungkasnya.

Sekedar tahu saja, PKBI adalah organisasi sosial kemasyarakatan nongovernmental organization (NGO) yang telah berdiri dari tahun 1957. Organisasi ini berdiri karena keprihatinan terkait persoalan-persoalan sosial dan kesehatan yang ada di masyarakat.***

Reporter : Robert

299 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *