KSP Kopdit Mekar Sai Bandar Lampung Lakukan Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Desa Banyu Urip Lampung Selatan

Warga Desa Banyu Urip, Kuripan, Kalianda Lampung Selatan saat mengikuti bakti sosial KSP Kopdit Mekar Sai, di lapangan desa setempat Minggu 27 November 2016.
Warga Desa Banyu Urip, Kuripan, Kalianda Lampung Selatan saat mengikuti bakti sosial KSP Kopdit Mekar Sai, di lapangan desa setempat Minggu 27 November 2016.

LAMPUNG SELATAN, RADIO SUARA WAJAR – 400-an masyarakat Desa Banyu Urip, Kuripan, Kalianda Lampung Selatan mengikuti bakti sosial pengobatan gratis yang diadakan oleh KSP Kopdit Mekar Sai Bandar Lampung. Kegiatan diadakan di lapangan desa setempat Minggu 27 November 2016 lalu.

Ketua KSP Kopdit Mekar Sai Andreas Muhi Pukai mengatakan kegiatan ini adalah salah satu rangkaian kegitan dalam rangka 25 tahun KSP Mekar Sai.

“Kami memberikan pengobatan gratis itu yang pertama. Kemudian yang kedua, panitia dan pasien yang berjumlah 300-an kami berikan kaus masing-masing satu. Itu ternyata untuk prinsip keadilan mereka per keluarga itu satu, biar rata,” jelasnya saat berkunjung ke Radio Suara Wajar Sabtu 03 Desember 2016.

Menurutnya, kegiatan yang hampir menyedot perhatian seluruh masyarakat di Desa Banyu Urip ini membawa tujuh dokter dan tenaga kesehatan sebanyak dua puluh dua.

“Tidak hanya masyarakat disana yang antusias tetapi juga semua tenaga medis juga demikian. Dan semuanya free (gratis), dari dokter, obat dan tenaga medis itu free, kami (Kopdit Mekas Sai) hanya siapkan untuk makan siang,” jelasnya menggebu.

Andre — sapaan akrab Andreas Muhi Pukai — merasa haru, karena ternyata pengobatan gratis ini tidak mengurangi kualitas pelayanan seperti yang ada dibenaknya selama ini.

“Dokter-dokter punya masukan pada kami, sekalipun ini pengobatan gratis, tetapi kita harus memberikan standar yang tetap, seperti pelayanan di rumah-rumah sakit. Harapannya ketika mereka mengalami pengobatan gratis itu pertama mereka punya kesan, karena obat yang mereka dapatkan adalah standar yang baik dan kedua mereka minum obat itu ada efeknya,” jelasnya.

Salah satu tenaga media yang turut dalam bakti sosial itu, dokter Willy Gunawan mengatakan bahwa walaupun judulnya gratis tapi pihaknya tidak mengurangi pelayanan yang diberikan.

“Kalau Anda memberikan obat cuma tiga hari, enggak usah datang ke kegiatan pengobatan gratis, itu hanya untuk akal-akalan. Maka kami berikan obat pada kegiatan ini untuk jangka waktu lima sampai tujuh hari,” katanya.

Ditemui di tempat terpisah, Wakil Ketua KSP Kopdit Mekar Sai, P Dwi Septio Prajarto mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Kopdit Mekar Sai.

“Sasaran baksos kami ini semata-mata bukan anggota (Kopdit Mekar Sai), karena salah satu tanggung jawab sosial Mekar Sai adalah untuk melayani semua masyarakat, dan kami mempunyai kesempatan untuk melayani hal itu,” jelas Dwi Septio.

Dijelaskan P Dwi Septio Prajarto, selain lokasi yang strategis, dipilihya Desa Banyu Urip menurutnya karena kondisi masyarakat di sana begitu guyub dan rukun.

Sebagai informasi, kegiatan baksos ini dimulai pukul 09.00 dan berakhiR pukul 14.00 wib.***

Reporter : Robert

205 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *