Perwakilan 74 Negara akan datangi Simposium Internasional WALHI Lampung

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Lampung direncanakan akan menjadi tuan rumah kegiatan simposium internasional yang diselenggarakan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dengan dihadiri oleh perwakilan 74 Negara.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono dalam rapat koordinasi berbagai agenda Pemerintah Provinsi Lampung di ruang kerja Sekda, Rabu 02 Oktober 2016.

Sutono menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu kedepan Pemerintah Provinsi Lampung bekerjasama dengan stakeholder terkait lainnya akan melaksanakan berbagai agenda besar di Provinsi Lampung baik yang berskala nasional maupun internasional.

Adapun agenda pertama yang akan dilaksanakan yakni terkait pelaksanaan simposium internasional yang merupakan rangkaian Kegiatan Biennial General Meeting (BGM-FoE International) yang diselenggarakan oleh WALHI pada 25 November mendatang di Provinsi Lampung.

Rencananya kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dengan dihadiri oleh ratusan undangan yang terdiri dari unsur perwakilan 74 negara anggota FoE Internasional, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Akademisi, Penggiat Lingkungan, Media dan Kelompok Masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan yang besar dan baru pertama kali di Provinsi Lampung untuk itu kami terus berupaya keras untuk memfasilitasi dan mendukung acara tersebut agar pelaksanaan berjalan lancar dan mengharumkan nama Provinsi Lampung,” ujarnya.

Selain itu Sekda Provinsi Lampung Sutono mengatakan agenda selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung yakni terkait pelaksanaan rapat kerja dalam rangka rencana pembuatan kawasan observatori dan astronomi di Kawasan Tahura Wan Abdul Rachman.

Menurutnya rencananya ini nantinya merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Lampung, ITERA, ITB, LAPAN serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI.

Adapun rencana lahan yang akan dijadikan kawasan tersebut mencapai luas sekitar 250 hektar dengan mencakup kawasan untuk pendidikan tentang perbintangan, lingkungan hidup, flora dan fauna, wisata penelitian serta wisata-wisata lainnya yang menunjang kawasan tersebut.

“Saat ini stakeholder terkait sedang membuat desain terkait rencana pembangunan kawasan tersebut dimana kawasan ini nantinya dapat menjadi salah satu kawasan wisata baru namun tetap memiliki unsur pendidikan, penelitian dan wisata,” jelasnya.

Lebih lanjut Sekda Provinsi Lampung Sutono menambahkan adapun agenda besar lainnya yakni terkait pelaksanaan Seminar Way Kambas pada 15 November mendatang. Menurutnya kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Pusat dan Provinsi Lampung dalam rangka lebih memperkenalkan Taman Nasional Way Kambas di mata Nasional.

“Saat ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang gencar mensosialisasikan gerakan “Ayo Ke Taman Nasional” dimana Way Kambas merupakan salah satu tujuan dari taman Nasional yang ada di Indonesia diharapkan kegiatan ini dapat lebih memperkenalkan Way Kambas dan mengajak wisatawan untuk datang ke Taman Nasional Way Kambas,” katanya.

Ditambahkan oleh Kabag Humas Pemprovinsi Lampung Heriyansyah, kegiatan ini nantinya akan mendatangkan nara sumber dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta stakeholder terkait lainnya.***

Repoter : Robert

118 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *