Kunjungan “Pribadi dan Sendiri” Paus Fransiskus ke Lokasi Gempa di Amatrice

Gambar lain memperlihatkan Paus berdiri sendiri dan berdoa menghadap tumpukan batu dari reruntuhan gedung yang masih tersisa di sana. Foto : TWITTER @GregBurkeRome
Gambar lain memperlihatkan Paus berdiri sendiri dan berdoa menghadap tumpukan batu dari reruntuhan gedung yang masih tersisa di sana. Foto : TWITTER @GregBurkeRome

ROMA, RADIO SUARA WAJAR – Pemimpin umat Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, Selasa 4 Oktober 2016 membuat kunjungan “mendadak” ke Amatrice, Italia.

Amatrice adalah salah satu kawasan yang paling parah terdampak bencana gempa bumi pada 24 Agustus lalu.

Gempa tersebut pun menewaskan setidaknya 300 penduduk yang sedang lelap dalam tidur.

Sasaran kunjungan pertama Paus di lokasi ini adalah sebuah bangunan penuh warna yang dijadikan sebagai tempat sekolah darurat.

Sekolah di Amatrice hancur meskipun beberapa tahun lalu telah direnovasi dengan biaya mahal, untuk membuatnya menjadi bangunan tahan gempa.

Jurubicara Vatican Greg Burke, seperti diberitakan AFP, mengunggah foto-foto perjalanan Paus ke lokasi itu.

Terlihat, Paus menyambangi dan memberi salam kepada para anak. Ada pula foto Paus yang bersalaman dengan seorang pria paruh baya.

Lelaki itu ternyata kehilangan istri dan dua anaknya dalam bencana gempa bumi ini. Demikian diungkapkan Burke.

Gambar lain memperlihatkan Paus berdiri sendiri dan berdoa menghadap tumpukan batu dari reruntuhan gedung yang masih tersisa di sana.

Selanjutnya, didampingi Uskup Rieti, Domenico Pompili, Paus juga akan berkunjung ke “zona merah”.

“Zona merah” adalah wilayah kota yang hancur yang tetap tertutup untuk umum, karena ancaman pergerakan bebatuan yang bisa menimbulkan risiko tak terkira.

Sebelum kunjungan ini, Paus memang telah mengungkapkan keinginannya untuk mendatangi wilayah gempa tersebut.

Pernyataan itu diungkapkan Paus di tengah penerbangan dari Georgia dan Azerbaijan pada hari Minggu kemarin.

Namun, Paus tidak menyebut bahwa dia akan berangkat saat ini.

Paus mengatakan ingin membuat kunjungan pribadi dan sendiri, juga sebagai Imam, Uskup, dan Paus. Namun, dia ingin tetap dekat dengan warga sekitar.***

Editor : Robert

128 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *