September 2016, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,30 persen

Kepala BPS Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum didampingi jajarannya saat jumpa pers di katonya di Bandar Lampung. Foto : Robert
Kepala BPS Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum didampingi jajarannya saat jumpa pers di katonya di Bandar Lampung. Foto : Robert

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR – September 2016, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,30 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum mengatakan dari tujuh kelompok pengeluaran, lima kelompok memberikan andil inflasi di Kota Bandar Lampung.

Kelima kelompok pengeluaran tersebut menurut Yeane adalah makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen, perumahan, air, listrik gas dan bahan bakar sebesar 0,01 persen.

“Kelompok sandang sebesar 0,02 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,24 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,05 persen,” kata Kepala BPS Lampung dalam press conference di kantornya, Senin 03 Oktober 2016.

Sedangkan menurutnya, kelompok bahan makanan memberikan andil deflasi sebesar 0,08 persen.

“Kelompok kesehatan tidak memberikan andil inflasi,” pungkasnya.

Menurut Kepala BPS Lampung ini, beberapa komoditi yang dominan membeikan andil inflasi diantara perguruan tinggi, SMP, SMA, SD, cabai merah, mobil, es, bubur, minyak goreng, anggur, pembalut wanita, daging ayam ras, telepon seluler, rokok kretek dan ketimun.***

Reporter : Robert

130 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *