Gubernur Pantau Langsung Perbaikan Infrastruktur di Pesawaran

Gubernur Lampung Ridho Ficardo memantau langsung program prioritas Provinsi Lampung yakni perbaikan infrastruktur, di ruas Gedong Tataan - Kedondong, Pesawaran, Senin 3 Oktober 2016.
Gubernur Lampung Ridho Ficardo memantau langsung program prioritas Provinsi Lampung yakni perbaikan infrastruktur, di ruas Gedong Tataan – Kedondong, Pesawaran, Senin 3 Oktober 2016.

PESAWARAN, RADIO SUARA WAJAR — Gubernur Lampung Ridho Ficardo memantau langsung program prioritas Provinsi Lampung yakni perbaikan infrastruktur, Senin 3 Oktober 2016, di ruas Gedong Tataan – Kedondong, Pesawaran.

Perbaikan infrastruktur dan kedatangan Gubernur yang memantau langsung perbaikan mendapat sambutan dan apresiasi dari masyarakat setempat. Ini karena, jalan ruas sekitar Kedondong merupakan jalur padat yang sudah sangat lama tidak tersentuh perbaikan.

“Kami masyarakat mengucapkan terimakasih atas pembangunan       jalan yang kami damba-dambakan. Sudah empat Gubernur hampir 20 tahunan baru di bawah pak Ridho harapan masyarakat terkabul. Kita sudah berkali-kali sejak dahulu mengusulkan, namun baru kali ini kami didengar,” kata Heri salah satu Kepala Desa di Way Lima, Pesawaran mewakili masyarakat.

Ridho yang juga menyempatkan bertamu di salah satu rumah warga mengadakan tanya jawab dan diskusi bersama masyarakat sekitar seputar pembangunan. Gubernur juga memberikan penekanan kepada masyarakat agar perbaikan jalan bisa disukseskan bersama dan masyarakat bisa bersama menjaga hasil pembangunan.

“Masyarakat bisa menjaga bersama-sama. Kami menganggarkan cukup besar sekitar 17 miliar, apa yang sudah dibuat harus dijaga bersama-sama. Ini buat kita, buat keluarga kita. Karna pembangunan ini selain kewajiban pemerintah juga tindak lanjut dari suara para kades dan masyarakat sekitar Kedondong dan Way Lima,” kata Ridho.

Ridho juga mengungkapkan bahwa Pesawaran menjadi perhatian khusus, karna menurut Ridho pesawaran merupakan daerah penyangga ibu kota Bandar Lampung. Sehingga Ia harapkan jangan sampai ada ketimpangan yang terlalu jauh.

“Pesawaran tidak berdiri sendiri, pentingnya pemkab adalah menjaring sinergi dan kordinasi dengan pemerintah sekitar. Sebagai daerah lingkar ibukota maka Pesawaran kita siapkan. Tinggal masyarakat dan Pemkab yang bisa menentukan ingin menjadi halaman belakang, atau menjadi halaman depan dari Ibu Kota,” ujar Ridho.

Perbaikan infrastruktur yang menjadi program prioritas pemerintahan Ridho-Bakhtiar dilakukan dengan dibarengi perencanaan wilayah. Sehingga perbaikan infrastruktur juga sekaligus memetakan keunggulan tiap wilayah, untuk dilakukan perencanaan dan percepatan pertumbuhan.

“Karna salah satu faktor penentu memajukan wilayah adalah infrastruktur. Mudah-mudahan bisa memenuhi harapan masyarakat. Ini Sekaligus akselerasi dalam menyiapkan daerah penyangga ibukota, karna kami juga dalam melakukan pembangunan infrastruktur dilakukan pula perencanaan wilayah,” jelas Gubernur.

“Seperti Pesawaran memiliki segalanya, mulai dari ketahanan pangan sampai pariwisata, dan letaknya sangat dekat dengan bandara dan ibu kota, tinggal bagaiman kita mendorong dan merencanakan. saya juga berterimakasih dengan pemkab yang bersinergi terus dengan provinsi karna tidak mungkin kita bekerja sendiri-sendiri dalam membangun,” jelasnya kepada media.

Diakhir wawancara Gubernur Ridho berjanji, dimasa pemerintahannya bersama jajarannya terus berupaya untuk meningkatkan perbaikan Infrastruktur yang sangat dinantikan masyarkat. Selain dari dana APBD, Ia juga sedang dalam proses mencari dana tambahan. Baik dari komponen APBN maupun pinjaman lunak dan peluang-peluang kerjasama. Sehingga percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah Lampung bisa cepat teratasi.

Pada kesempatan kali ini Ridho didampingi Kadis Bina Marga Budhi Darmawan, Bupati Pesawaran Dendi Romadhona meninjau dua titik, yakni di ruas Way Lima dan ruas Kedondong.

17 Miliar yang digelontorkan dikhususkan untuk Gedong Tataan – Way Lima – Kendong dan Pardasuka. Dengan beberapa luas rigid beton dan hot mix. Perbaikan serupa juga berlangaung di sejumlah wilayah di Lampung secara bertahap, menyesuailan anggaran dan jumlah ruas yang rusak. Ditargetkan pada tahun 2019, 85% jalan provinsi di Lampung dalam keadaan mantap.***

Reporter : Robert

149 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *