Budi Waseso Resmikan Loka Rehabilitasi BNN Kalianda Lampung Selatan

Pengguntigan pita sebagai tanda diresmikannya meresmikan Loka Rehabilitasi BNN Kalianda Lampung Selatan, Kamis 22 September 2016.
Pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Loka Rehabilitasi BNN Kalianda Lampung Selatan, Kamis 22 September 2016.

LAMPUNG SELATAN, RADIO SUARA WAJAR — Kepala BNN Republik Indonesia Komjend (Pol). Drs. Budi Waseso meresmikan Loka Rehabilitasi BNN Kalianda Lampung Selatan, Kamis 22 September 2016.

Pada sambutannya Budi Waseso mengatakan, menyikapi tingginya angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, jajarannya kembali menambah fasilitas rehabilitasi di Kalianda, Lampung Selatan.

“Loka rehabilitasi Kalianda balai rehabilitasi milik pemerintah yang dikelola oleh BNN selain Balai Besar Rehabilitasi di Lido, Bogor, Batam, Kepulauan Riau, Tanah Merah di Samarinda dan Badoka di Makasar,” jelas Budi Waseso.

Menurutnya, bangunan Ioka rehabilitasi Kalianda dibangun dari tanah hibah pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan yang berlokasi di Kelurahan Way Lubuk. Bangunan seluas 30.000m2, tersebut telah dibangun beberapa sarana.

“Seperti instalasi gawat darurat, gedung re-entry male, gedung primary male, gedung primary female, ruang tindakan, kamar residen. dapur, laundry, dan rumah ibadah seperti masjid, gereja, kapel, serta vihara. Bangunan tersebut juga diisi dengan berbagai fasilitas diantaranya mesin x-ray, alat-alat Iaboratorium, alat radiologi, alat poli gigi dan berbagai alat-alat kesehatan lainnya,” jelas Kepala BNN.

Menurut Budi Waseso, kapasitas Ioka rehabilitasi ini sebanyak 97 orang residen. Terdiri dari 72 orang residen laki-Iaki den 25 orang residen perempuan yang akan menampung para pecandu dan penyalahguna yang berasal dari daerah Sumatera Bagian Selatan.

Ditambahkannya, sejak beroperasi pada bulan Mei, Balai Besar Rehabilitasi Kalianda telah menerima 45 orang residen yang merupakan pecandu dan penyalahguna Narkotika dari wilayah Lampung dan sekitarnya.

“Balai Besar Rehabilitasi Kalianda diharapkan dapat menjadi bagian dalam upaya menyembuhkan dan menyehatkan kembali para pecandu dan penyalahguna di wilayah Sumatera khususnya Lampung. Dengan demikian diharapkan akan dapat menekan laju demand yang akan merugikan para bandar dan secara perlahan-lahan mengurangi peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika,” kata Kepala BNN.

Sementara itu Pj. Sekda Provinsi Lampung Sutono menyampaikan, jajarannya melalui Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan turut andil dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba. Antara lain aktif dalam penyediaan lahan dan bangunan sebagai tempat rehabilitasi pecandu narkoba yang representatif.

“Melalui kesempatan yang baik ini, mari kita berkomitmen untuk mendukung program rehabilitasi bagi pecandu khususnya di wilayah Lampung dan program pencegahan. Sehingga masyarakat Lampung dapat membentengi dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” kata Pj. Sekda.

Lebih lanjut dikatakan, pemberantasan peredaran narkoba tidak hanya merupakan kewajiban komponen dari TNI, Polri maupun komponen tertentu saja, melainkan juga menjadi tugas dan tanggungjawab semua pihak, baik dari masyarakat maupun dari pejabat Negara,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan Hibah kepada BNN RI berupa Tanah di Kelurahan Way Lubuk Kalianda seluas 30.000 m2.

“Pemberian ini beserta bangunan ex rumah sakit seluas 960 m2 dan bangunan ponex seluas 252 m2 untuk dipergunakan sebagai loka rehabilitasi pencandu narkoba. Ini wujud nyata kami dalam memberantas narkoba,” pungkas Bupati.

Diinformasikan Kabag Humas Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung Heriyansyah, acara dihadiri pula Kepala BNN Provinsi Lampung Kombes, (Pol) Suwanto, SH, Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina dan Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari.***

Reporter : Robert

 

224 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *