Kloter Pertama Lampung Masuk Asrama Hari Ini

150822103314-mulai-2016-pembatasan-ibadah-haji-diberlakukan

Ilustrasi

RADIO SUARA WAJAR – Sabtu (13/8/2016), mulai pukul 14.00, jemaah calon haji (calhaj) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 9 JKG mulai masuk asrama haji Rajabasa, Bandar Lampung untuk diterbangkan menuju Medinah, besok (14/8/2016).
Kloter 9 JKG yang terdiri dari 381 jemaah asal Pringsewu dan tujuh jemaah Bandar Lampung ini merupakan kloter pertama Lampung yang diberangkatkan ke Tanah Suci.

Mereka akan menjalani karantina lebih dulu untuk dilakukan pemeriksaan barang bawaan, pembagian living cost, pemeriksaan kesehatan, dan persiapan ibadah. Selanjutnya mereka diterbangkan ke Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu (14/8/2016), pukul 14.15 menggunakan pesawat Sriwijaya Air.

“Pada jemaah calon haji ini akan transit di Bandara Halim Perdanakusuma, menunggu diterbangkan menggunakan pesawat Garuda ke Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah pada pukul 18.15,” jelas Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung Luqmanul Hakim, Jumat (12/8/2016).

Menurut Luqman, sejak kemarin panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) telah bersiap di asrama haji Rajabasa untuk menyambut para calon tamu Allah.

“Asrama haji juga mulai disterilkan. Kami mengimbau keluarga yang mengantar tidak usah ramai-ramai,” katanya seperti dilansir lampost.co, Sabtu (13/8).

Hingga kemarin, seluruh visa jemaah calhaj Provinsi Lampung sebanyak 5.058 orang sudah selesai seluruhnya.

Sementara itu, di Metro, Kepala Kantor Kemenag setempat Qomaru Zaman melepas secara simbolis 324 jemaah calhaj. Mereka terbagi dalam tiga kloter, yakni kloter 12 JKG sebanyak 280 jemaah berangkat Senin (15/8/2016), kloter 27 JKG berangkat Sabtu (27/8/2016) sebanyak 10 jemaah, dan 32 jemaah di kloter 32 JKG yang berangkat Rabu (31/8/2016).

Dalam sambutannya, Qomaru Zaman berpesan kepada seluruh jamaah calhaj Kota Metro agar dapat menjalankan ibadah dengan khusuk penuh kesabaran dan semata mata mengharap rido Allah swt.

“Terpenting jaga kondisi kesehatan karena ibadah haji merupakan ibadah fisik dan semoga nanti setibanya kembali ke Tanah Air dapat menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” tandasnya.

 

327 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *