Program Gerbang Desa Saburai sebagai tindakan kongkrit percepatan pembangunan desa oleh Pemprov Lampung

Gubernur Lampung saat membuka Musyawarah Nasional III Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), di Balai Keratun Bandar Lampung Kamis 11 Agustus 2016.
Gubernur Lampung saat membuka Musyawarah Nasional III Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), di Balai Keratun Bandar Lampung Kamis 11 Agustus 2016.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah telah berupaya mempercepat pembangunan desa di seluruh Lampung, melalui program Gerbang Desa Saburai. Hingga saat ini, lebih dari 17 milyar rupah telah disalurkan ke desa masing-masing mendapat 300 juta.

Kemudian untuk memperlancar tugas kepala desa, pemerintah juga telah meningkatkan tunjangan operasional dari Rp. 3.500.000/kepala desa, menjadi Rp. 6.000.000,-/kepala desa.

“Apapun yang dibutuhkan APDESI akan didukung penuh oleh Gubernur Lampung, sepanjang untuk kemajuan daerah kita,” ujar Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo. Hal itu diutarakannya pada Pembukaan Musyawarah Nasional III Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Kamis 11 Agustus 2016 di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.

Dikatakan Gubernur, untuk diketahui bahwasannya proses pelaksanaan pembangunan Tol Lampung adalah proses yang tercepat di Indonesia. Ini adalah keberhasilan kita semua termasuk dukungan penuh dari seluruh kepala desa yang ada di Provinsi Lampung.

“Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung saat ini adalah terbaik nomor satu di pulau Sumatera. Kerjasama seluruh aparatur mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi adalah kata kunci dari keberhasilan ini. Tentu kita berharap, kedepan kita mampu mengoptimalkan peran fungsi kita sesuai dengan tingkatan, termasuk dukungan dari DPRD, TNI, POLRI serta seluruh masyarakat Lampung,” kata Gubernur.

Lebih lanjut disampaikan, kepala desa adalah ujung tombak pemerintahan, desa adalah bagian dari integral Pemerintahan Indonesia dari pusat hingga daerah. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga Munas III APDESI dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan keputusan dan rekomendasi untuk kebaikan Bangsa dan Negara kita,” ungkap Gubernur.

Pada kesempatan itu Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nata Irawan menjelaskan, jumlah desa di Indonesia saat ini adalah lebih kurang 74.774 desa. Akibat dari banyaknya usulan pemekaran desa maka diperkirakan ditahun 2017 akan bertambah lebih kurang 300 desa.

Menurut Nata Irawan, Pemerintah Pusat di Tahun 2015 mengucurkan 20 Triliun untuk desa dan ditahun 2016 telah ditambah menjadi 46,5 Triliun.

“Jika ada persoalan yang salah, terhadap penggunaan anggaran ini, maka yang bertanggung jawab adalah masing-masing daerah sesuai dengan tingkatannya. Karena dana tersebut langsung ditransfer ke perbendaharaan kabupaten/kota. Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi Gubernur Lampung, telah membantu kesejahteraan desa, peningkatan kapasitas aparatur desa, serta program pembangunan di desa. Hal ini bentuk dukungan Pemerintah Provinsi kepada desa-desa diwilayahnya,” kata Dirjen.

Dinformasikan Kabag Humas Biro Humas dan Protokol Heriyansyah pada acara dihadiri pula Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Anggota Forkopimda, bupati/wali kota se-Provinsi Lampung. Selain itu dihadiri pula DPD APDESI seluruh Indonesia dan 15 DPC APDESI Provinsi Lampung.***

Reporter : Robert

425 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *