Ini Dia Pemutilasi M. Pansor

Oknum-anggota-Polresta-Bandarlampung-MA-pembunuh-Pansor-696x426

Brigadir Medi Andika (berkacamata) tersangka pembunuh M. Pansor saat dimintai keterangan. (foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id)

RADIO SUARA WAJAR – Lamanya pengungkapan kasus mutilasi anggota DPRD Bandarlampung M. Pansor lantaran melibatkan oknum aparat akhirnya terbukti. Polda Lampung sudah menahan dua dan menetapkan dua tersangka yakni Medi Andika dan Tarmizi.

Medi Andika menyandang status anggota polri berpangkat Brigadir yang bertugas di unit Provost Polresta Bandarlampung. Dia pernah menjabat ajudan Kapolresta yang saat itu dijabat Kombes Dwi Irianto. Meski sudah menetapkan dua tersangka, pengungkapan kasus ini masih bakal panjang. Seperti biasa, polisi masih menutup rapat motif dua tersangka dengan alasan demi kepentingan penyelidikan. Terpisah, Obay Malhan kerabat korban mengatakan jika Medi Andika sudah lama dekat dengan almarhum.

Dibagian lain, Kapolda Lampung, Brigjen Ike Edwin membenarkan perihal penetapan tersangka terhadap Brigadir Medi Andika dan Tarmizi alias Dede. Nama terkahir berprofesi penjaga warung makan di Way Halim.

Seperti dirilis radarlampung.co.id, Jumat, (28/7), terkait uji lab dan pencocokan barang bukti yang dilakukan di Palembang, Kapolda mengatakan masih menunggu hasilnya. Karena membutuhkan waktu.

Diketahui, sebelumnya polisi menyebutkan misteri pembunuhan anggota DPRD Bandarlampung M. Pansor bin Abdullah Bakri masih berkutat pada motif asmara dan dendam.  Bahkan Polda Sumatera Selatan saat menemukan jasad korban di aliran sungai OKU Timur, Sumatera Selatan pada 21 April 2016 silam menemukan fakta bahwa sebelum dimutilasi M. Pansor ditembak terlebih dahulu. Ini dibuktikan dengan ada luka tembak di bagian kaki sebelah kanan korban.

Untuk diketahui, di Bandarlampung, M Pansor tercatat aktif menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak 2005.

Pada pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014 lalu, Pansor tercatat masuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil) V, yang meliputi Kecamatan Enggal, Kedamaian, Tanjungkarang Pusat dan Tanjungkarang Timur.

 

359 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *