Perombakan kabinet, figur Golkar dan PAN jadi menteri

Presiden Joko Widodo umumkan nama-nama 12 menteri dan kepala BKPM.
Presiden Joko Widodo umumkan nama-nama 12 menteri dan kepala BKPM.

JAKARTA, RADIO SUARA WAJAR — Presiden Joko Widodo mengumumkan perombakan kabinet untuk kedua kalinya sejak menjabat 2014 lalu.

Pada perombakan kali ini, Presiden Jokowi memasukkan sejumlah figur dari partai-partai yang baru bergabung dengan koalisi pemerintahan, seperti Erlangga Hartarto dari Partai Golkar dan Asman Abnur dari PAN.

Ada pula wajah mantan menteri dalam kabinet Jokowi, yaitu Sri Mulyani. Perempuan yang pernah menjadi menteri dalam kabinet Susilo Bambang Yudhoyono itu sempat menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia dan menjadi satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam 100 besar perempuan paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes.

Di sisi lain, Presiden Jokowi mendepak Rizal Ramli, yang diangkat pada perombakan tahap pertama, pada Agustus 2015 lalu. Sebelum perombakan kabinet diumumkan, Rizal Ramli melalui akun Twitter @RamliRizal, menulis, “Saya telah mencoba berbuat yang terbaik untuk bangsa dan rakyat Indonesia. Terima kasih rakyat Indonesia. DR Rizal Ramli.”

Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan Indonesia harus memperkuat ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk rakyat.

Image caption Presiden Jokowi memasukkan sejumlah sosok dari partai-partai yang baru bergabung dengan koalisi pemerintahan.

“Saya menyadari tantangan terus berubah dan membutuhkan kecepatan kita untuk bertindak. Saya ingin berusaha maksimal agar kabinet kerja bisa bekerja lebih cepat, bisa bekerja lebih efektif, bekerja dalam tim yang solid, yang saling mendukung sehingga hasilnya nyata dan dalam waktu yang secepat-secepatnya,” kata Presiden Jokowi.

Perombakan kabinet:

Menteri Keuangan Bambang S Brojonegoro digantikan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi digantikan Asman Abnur.

Kepala Bappenas Sofyan Djalil digantikan Bambang Brodjonegoro

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursidan Baldan digantikan Sofyan Djalil.

Menteri Perdagangan Tomas Lembong digantikan Enggartiasto Lukito.

Menteri Perindustrian Saleh Husein digantikan Erlangga Hartarto.

Menteri Perhubungan Jonan digantikan Budi Karya.

Menteri Desa Marwan Jaffar digantikan Eko Putro.

Menteri ESDM Sudirman Said digantikan Archandra Tahar.

Mendiknas Anis Baswedan digantikan Muhajir.

Menkopolhukam Luhut Panjaitan digantikan Wiranto.

Menko Maritim Rizal Ramli digantikan Luhut Panjaitan.

Kepala BKPM Franky Sibarani digantikan Tomas Lembong.

Walau terdapat sejumlah figur fungsionaris partai, menurut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, ada beberapa menteri baru dari kalangan profesional. Selain Sri Mulyani, ada Archandra Tahar yang telah ngajukan 10 paten ke United States Patent and Trademark Office (USPTO), tiga di antaranya telah diterima. Ketiga paten itu berhubungan dengan operasi lepas pantai, menurut situs patents.justia.com.

Kemudian Budi Karya Sumardhi (Menteri Perhubungan, sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Angkasapura II.

Lalu, terdapat Muhajir Efendi (Menteri Pendidikan), yang pernah menjabat rektor Universitas Muhamadiyah Malang.***

Editor        : Robert

Sumber     : bbc.com

126 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *