Renungan Harian, Rabu 27 Juli 2016

Rabu Biasa XVII

Bacaan: Matius 13:44-46

Perumpamaan tentang harta terpendam dan mutiara yang berharga

13:44 “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. 13:45 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. 13:46 Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”

Renungan

Kemaren pagi di Perancis, seorang pastor dipenggal kepalanya ketika sedang merayakan Ekaristi pagi hari. Masih dengan mengenakan jubah, kasula dan stola, dua orang maju ke altar dan memaksa sang pastor untuk berlutut. Pada akhirnya, dua orang itu menggorok leher sang pastor. Dua orang lain yang mengikuti ekaristi pagi mengalami hal yang sama. Mereka mati ketika sedang merayakan kurban ekaristi. Sang pastor pagi itu mempersembahkan kurban dan sekaligus menjadi kurban di altar. Darahnya tertumpah di altar.

Atas kejadian ini, ada beberapa orang yang bertanya, lalu bagaimana dengan kita?

Jawaban yang mudah dan pasti, seperti itulah menjadi pengikut Kristus, harus siap dan berani mengalami seperti yang dialami sang pastor. Jika tidak siapa untuk itu, pilih saja jalan lain yang mungkin lebih aman. Seperti itulah jika mengaku diri sebagai orang yang sudah dibaptis Kristiani. Bukan itu yang kita cari, namun jika harus menghadapi hal seperti itu, hadapilah dengan iman.

Mengapa demikian? Karena kita sudah menemukan mutiara yang paling berharga. Jika kita dalam beriman sudah menemukan itu, tantangan apapun siap untuk kita hadapi, bahkan jika harus sampai pada kemartiran. Sebagai murid Kristus, kemartiran adalah jalan mulia. Meski harus menderita, namun akhir dari penderitaan itu adalah kebahagiaan kekal. Akan selalu ada banyak yang menjadi musuh murid-murid Kristus, dimanapun akan ada antikristus dan mencoba untuk menghancurkan orang-orang yang mengikuti Kristus.

Apakah berat? Memang berat, memang susah. Apakah takut? Memang menakutkan, mengerikan, dan membuat hati bisa goyah. Itu lah yang diharapkan oleh mereka, kita hidup dalam ketakutan jasmani. Jika demikian, bukan kita yang menguasai mereka, merekalah yang justru mengendalikan diri kita. Penderitaan satu anggota, mejadi bagian dari kita juga. Ketakutan satu anggota menjadi ketakutan kita bersama. Tetapi kekuatan satu orang menjadi kekuatan seluruh anggota. Semboyan bersatu menjadi teguh kiranya memang benar adanya. Semakin tercerai, semakin mudah dihancurkan.

Mau apa selanjutnya kita? Diri kita masing-masing lah yang mempunyai jawabnya. Yesus Kristus tidak memaksakan siapapun untuk datang kepada-Nya. Namun kita perlu ingat apa yang dikatakan St. Paulus: “Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia; 2:12 jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita; jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.”

Pertanyaan kecil bagi kita, sudah kah kita mendapatkan mutiara yang paling berharga dalam hidup kita? Atau mutiara paling berharga macam apa yang kita kehendaki?

Sebagai orang Kristiani, jangan-jangan mutiara yang saat ini paling berharga dalam diri kita justru sebaliknya. Atau kita belum menemukan harta paling berharga itu?

Jika demikian, mari kita belajar untuk menjadikan iman kita akan Yesus Kristus sebagai mutiara paling berhaga dalam hidup kita. Dengan demikian, mari kita menjadi murid Kristus yang militan. Militansi itu kita wujudkan dengan membangun kepedulian kepada sesama, terlebih mereka yang menderita dan tersakiti.

Doa

Ya Tuhan, kami mohon belas kasih dan kerahimanmu bagi korban kekejian dari orang lain. Semoga mereka boleh menikmati kebahagiaan kekal bersama-Mu. Kami mohon berkat-Mu juga bagi banyak orang yang memperjuangkan perdamaian dan keindahan dalam hidup ini. Semoga kami tidak menjadi takut karena teror yang kami hadapi. Tuhan, teguhkan dan kuatkan iman kami. Amin

 

264 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *