Pemerintah Provinsi Lampung berupaya tingkatkan kualitas obyek wisata alam

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo pada acara Welcome Dinner The Fifth Asean Heritage Park Committee Meetin semalam Senin 25 Juli 2016 di The 7th Hotel And Convention Center, Bandar Lampung
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo pada acara Welcome Dinner The Fifth Asean Heritage Park Committee Meetin semalam Senin 25 Juli 2016 di The 7th Hotel And Convention Center, Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR – Provinsi Lampung banyak potensi memiliki wisata alam. Beberapa kawasan wisata alam yang sudah dikenal luas seperti Pusat Konservasi Gajah di Taman Nasional Way Kambas, Cagar Alam Gunung Anak Krakatau, wisata pantai Tanjung Setia, Teluk Kiluan, dan beberapa objek wisata lainnya.

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo berencana untuk terus berupaya meningkatkan kualitas berbagai obyek wisata alam.

“Baik yang sudah ada maupun mengembangkan obyek-obyek wisata lainnya yang saat ini belum terjamah. Ini penting guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan keperdulian akan pengelolaan alam,” jelas Ridho pada acara Welcome Dinner The Fifth Asean Heritage Park Committee Meetin. Acara berlangsung semalam Senin 25 Juli 2016 di The 7th Hotel And Convention Center, Bandar Lampung.

Ditegaskan Ridho, penetapan Taman Nasional Way Kambas sebagai ASEAN Heritage Park yang ke-36 diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan alam hayati yang dimiliki oleh Provinsi Lampung.

“Tentunya penetapan ini dapat memperkenalkan pariwisata Lampung di dunia internasional,” jelasnya.

Diinformasikan Kabag Humas Heriyansyah Provinsi Lampung, turut hadir pada acara semalam ini hadir General Secretary of ASEAN, Pejabat dari Kementerian LHK Kehutanan Republik Indonesia, Executive Director ASEAN Center for Biodiversity and ACB member, ASEAN Heritage Park Committee Member, para duta besar Negara sahabat dan peserta The Fifth ASEAN Heritage Park Committee.***

Reporter : Robert

273 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *