Pelayan Pastoral Sosial Grahita Pelita Kasih Akan Miliki Gedung Baru

Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono saat lakukanpeletakan batu pertama gedung baru Pelayan Pastoral Sosial Grahita Pelita Kasih di bilangan di Jalan Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung, Kamis 21 Juli 2016.

Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono saat lakukanpeletakan batu pertama gedung baru Pelayan Pastoral Sosial Grahita Pelita Kasih di bilangan di Jalan Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung, Kamis 21 Juli 2016.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pelayan Pastoral Sosial Grahita Pelita Kasih Bandar Lampung, satu tahun lagi akan memiliki gedung baru. Pagi tadi, Kamis 21 Juli 2016, Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut yang terletak di Jalan Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung.

Ketua Pelayanan Pastoral Sosial Grahita Pelita Kasih, Edy Nefo Irianto berharap dengan pembangunan gedung baru ini, kedepan dapat menampung lebih banyak lagi anak-anak berkebutuhan khusus, terutama di Provinsi Lampung.

“Semoga pembangunan Pelita Kasih ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga kami bisa menampung anak-anak dari berbagai kabuaten dan kota. Sehingga anak-anak yang mempunyai kebutuhan khusus dapat ditangani dengan baik, sehingga anak-anak di Provinsi Lampung sehat semua,” papar Edy Nefo dalam sambutannya.

Sementara itu, Sr. Lucia Waningsih SRM, Wakil Ketua Pelayanan Pastoral Sosial Grahita Pelita Kasih menjelaskan sekilas profil yayasan ini. Menurutnya, Pelita Kasih merupakan sebuah yayasan yang khusus membantu anak-anak berkebutuhan khusus, seperti tunagrahita dan autis.

“Yayasan Pelita Kasih adalah yayasan sosial, itu karya Gereja yang melibatkan para Imam dan awam. Tujuan utamanya adalah untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus supaya mendapat perkembangan, baik dalam segi relasi dengan orang lain, sosial, dan komunikasi. Kami mencoba untuk membantu anak-anak mereka supaya mendapat perlakuan yang lebih baik,” jelas Sr Lucia.

Pada tempat yang sama, Ketua Panitia Tim Pembangunan Gedung Yusuf Tong menargetkan satu tahun dimulai dari hari ini (21/07), gedung baru Pelayanan Pastoral Sosial Grahita Palita Kasih selesai pengerjaanya.

“Satu tahun ditargetkan selesai pembangunan ini. Luas bangunan sekitar delapan ratus meter persegi. Kita memanjang ke belakang ya, tanahnya kan empat ribu tujuh ratus, di belakang masih kosong,” pungkas Yusuf.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono begitu optimisis akan banyak masyarakat yang tergugah hatinya, untuk membantu pembangunan gedung baru ini. Karena misi yang dibawa Pelita Kasih menurut Mgr. Yu bersifat universal, kemanusian.

“Ya yang terkumpul para donatur saya kira tidak hanya dari Gereja Katolik. Dari agama lain juga akan ada yang membantu. Itu yang membanggakan bagi kami, bahwa memang karya ini mungkin kami yang mengurusi, tetapi saya kira kemanusiaan itu milik semua orang dari segala latar belakang. Dan untuk kerja sosial ini semua orang pasti akan berkontribusi, itu kami yakini,” tandas Pemimpin Umat Katolik Provinsi Lampung ini.

Ditemui di sela-sela acara, salah satu pengajar Pelayan Pastoral Sosial Grahita Pelita Kasih, Gabriyella Nondang Sinaga mengaku gembira dengan dimulainya pembangunan ini. itu artinya, menurut Nondang akan makin banyak anak berkebutuhan khusus yang dapat diberi pelayanan.

“Harapan saya, anak-anak yang tidak semua orang tua mungkin mau anaknya mendapat fasilitas. Karna memang kan fasilitas untuk anak-anak seperti ini kan terbatas ya. Dengan pembagunan gedung baru ini tentunya akan semakin banyak anak-anak yang bisa dilayani,” kata Nondang.***

Reporter : Robert

521 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *