Pajak sebagai darah bagi urat nadi pembangunan

Peresmian Pelayanan Samsat 2 Loket, di Kantor Samsat Rajabasa Senin 27 Juni 2016.
Peresmian Pelayanan Samsat 2 Loket, di Kantor Samsat Rajabasa Senin 27 Juni 2016.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pendapatan negara melalui Samsat memiliki jumlah yang sangat signifikan terhadap peningkatan kas negara yang akan dipergunakan dalam biaya pembangunan daerah di seluruh Indonesia dan khususnya di Provinsi Lampung.

Demikian hal ini dikatakan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo Senin 27 Juni 2016 saat memberikan sambutan pada Peresmian Pelayanan Samsat 2 Loket, di Kantor Samsat Rajabasa.

M.Ridho Ficardo menekankan dalam kaitannya dengan pembangunan, pendapatan kas negara yang dihimpun oleh Samsat yang merupakan darah bagi urat nadi pembangunan ini kiranya dapat dikelola dengan baik.

“Jangan sampai ada satu rupiah pun diselewengkan dari kas negara serta jangan sampai pula potensi pajak yang ada di Provinsi Lampung ini tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena kita perlu ketahui bahwa negara kita tidak akan terbangun,” ujarnya.

Menurut Ridho, Lampung tidak akan terbangun jika masyarakat tidak membayar pajak, dalam kondisi ini yang paling bertanggung jawab untuk terus menggali sumber pendapatan dengan menyadarkan kewajiban membayar pajak adalah Dispenda.

“Bila bicara jumlah pajak kendaraan di Lampung, terdapat kurang lebih tiga juta unit kendaraan di Provinsi ini, namun yang membayar pajak secara aktif baru menyentuh angka satu juta lebih, jika melihat kondisi tersebut ini berarti masih ada kisaran satu juta unit lebih yang belum atau melanjutkan pembayaran pajak kendaraannya,” terang Gubernur.

Dikatakan Gubenur, kiranya potensi ini dapat dirumuskan bersama salah satunya melalui pengintegrasian data jumlah kendaraan di Provinsi Lampung antara Pemda dan Direktorat Lalu Lintas, hal ini dipandang perlu dalam menggali potensi yang ada dalam rangka penyerapan pajak bagi pembangunan di Provinsi Lampung,” terangnya.

“Kedepan kita selaku petugas pemungut pajak jangan sampai mendengar lagi masyarakat mengeluh kesulitan dalam membayar pajak, sudah merupakan tugas dan tanggung jawab kita untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat, terkait dengan hal tersebut pemerintah provinsi dalam rangka pelayanan kepada masyaraka, terus melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan memperbaiki infrastruktur jalan, irigasi serta kebutuhan masyarakat lainnya,” tutup Gubernur Lampung mengakhiri sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, dalam sambutannya Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) Irjen (Pol) Agung Budi Maryoto mengungkapkan apresiasi dan penghargaan kepada Gubernur Lampung Lampung atas raihan prestasi dan inovasi yang telah dilakukan dalam melakukan inovasi percepatan pelayanan pembayaran pajak kendaraan.

“Inovasi pelayanan dua loket ini di Indonesia baru Lampung yang mengimplementasikan, tentunya hal ini merupakan buah kecepatan pekerjaan dalam upaya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat yang ingin membayar pajak, kondisi ini kiranya kedepan dapat diteruskan kembaki,” jelasnya.

Korlantas Polri mengajak supaya jangan lagi adanya ketidakjelasan jumlah dan tata cara pembayaran pajak bagi masyarakat.

“Dan jangan ada lagi praktik percaloan karena semua pelayanan harus dilakukan secara terbuka, informatif dan mudah diakses hal tersebut sesuai dengan amanah Undang-Undang Tentang Keterbukaan Informasi Tahun 2008,”tutupnya.

Sebagai informasi, hadir dalam Acara Peresmian Pelayanan Samsat 2 Loket ini, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) Irjen.Agung Budi Maryoto, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo. Selain itu Direktur Utama Jasa Raharja Budi Setyarso, Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi, Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Lampung Syaiful Darmawan serta para kepala SKPD dan para Pejabat Utama Polda Lampung.***

Reporter : Robert

183 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *