Provinsi Lampung telah terapkan distribusi pupuk bersubsidi dengan pola billing system

Ilustrasi.
Ilustrasi.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung menerima Kunjungan Kerja Asisten Deputi Pengembangan Industri Kementerian Koordinator Perekonomian. Kunjungan ini dalam rangka koordinasi dan evaluasi pelaksanaan uji coba pola billing system penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Lampung. Acara berlangsung di di Rumah Kayu Bandar Lampung, Kamis 16 Juni 2016.

Dalam laporan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Lana Rekyanti bahwa pelaksanaan uji coba distribusi pupuk bersubsidi dengan pola billing system. Pelaksanaanya telah dilaksanakan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan mulai 6 April 2016 lalu.

Menurut Lana Rekyanti, adapun pelaksanaan uji coba ini telah dilakukan oleh dua distributor pupuk bersubsidi yakni PT. Pusri dan PT. Petrokimia Gresik di 14 desa. Uji coba ini melibatkan 14 Gapoktan dan 278 Kelompok Tani serta 9 Kios yang berada di Kecamatan Candi Puro Kabupaten Lampung Selatan.

Selanjutnya pada musim rendeng tahun 2016, rencananya kabupaten/ kota yang akan melaksanakan pola billing system adalah Kabupaten Lampung Selatan yang terdiri dari 70 Desa dan 1.099 kelompok serta Kabupaten Tulang Bawang Barat di Kecamatan Tumijajar.

Lebih lanjut, Lana Rekyanti menyebutkan sampai dengan Mei 2016, pupuk bersubsidi yang telah tersalurkan diantaranya jenis Urea, NPK, SSP-36 dan Organik.

“Pada tahun 2017 rencana uji coba distribusi pupuk bersubsidi dengan pola billing system ini akan dilaksanakan di Lampung Tengah, Pringsewu, Pesawaran, Tulang Bawang, Tanggamus, Lampung Timur, Lampung Utara,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa program ini merupakan sebagai salah satu upaya untuk memberikan pelayanan petani.

“Program ini memberikan manfaat bagi kelompok tani untuk lebih mudah mendapatkan mendapatkan informasi mengenai jumlah dan jenis pupuk yang akan disalurkan. Serta pembayaran oleh kelompok tani langsung diterima oleh distributor,” ungkapnya.***

Reporter : Robert

259 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *