Wali Kota: Satpol PP Segera Lakukan Razia

20150317walikota-amanahRADIO SUARA WAJAR – Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera melakukn razia di sejumlah tempat hiburan malam yang diduga masih buka saat bulan Ramadhan.

Walikota meminta Satpol PP segera melakukan razia tempat-tempat yang diduga menjadi tempat maksiat. Dia mengatakan, sudah ada pengaduan dari masyarakat di wiliayah Kecamatan Way Halim ada warung yang dijadikan tempat maksiat atau mabuk-mabukan.

Ia melanjutkan, Satpol PP pun harus memantau tempat hiburan malam apakah sudah tutup semua sesuai dengan peraturan daerah atau masih ada yang buka. Ditegaskan oleh Herman harus dicek apakah ada tempat hiburan malam yang buka atau tidak, bila masih buka langsung berikan sanksi tegas.

Dia menegaskan, pada hari pertama (H-1) bulan Ramadhan hingga hari ketiga (H+3) setelah Idul Fitri tempat hiburan malam harus tutup. Penutupan ini pun sesuai dengan peraturan walikota (Perwali) 28 tahun 2010 tentang usaha kepariwisataan, bahwa menjelang puasa semua tempat hiburan wajib ditutup.

Tim monitoring gabungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (disbudpar) dan Satpol PP apakah sudah jalan, sebab diduga masih ada tempat hiburan yang buka terutama malam hari. Pemkot Bandarlampung telah membentuk tim monitoring atau pengawasan tempat hiburan malam untuk mencegah agar tidak ada yang beraktivitas selama bulan Ramadhan.

Sementara itu Kepala Disbudpar Kota Bandarlampung Yus Amri mengatakan tim ini dibentuk oleh pemkot untuk mecegah agar tempat hiburan malam tidak ada yang buka saat Ramadhan ini. Tim monitoring ini, gabungan antara Disbudpar dan Satpol PP, yang setiap malamnya terus melakukan pengawasan. Agar tidak ketahuan waktu melakukan pengawasan dikatakanya monitoring ini dilakukan dengan penyamaran tanpa menggunakan antribut pemko. Ia melanjutkan, pengawasan ini dilakukan di tempat hiburan malam seperti karaoke, panti pijat bahkan tempat biliard.

Untuk pengawasan tempat hiburan malam, memang tidak hanya dilakukan oleh tim monitoring warga pun harus ikut serta membantu pengawasan dengan cara melakukan pelaporan ke pemkot jika ada yang beroperasi.

 

196 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *