BBPOM Bandarlampung Temukan Makanan Untuk Berbuka Puasa Mengandung Formalin

132524_620RADIO SUARA WAJAR – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Bandarlampung menemukan takjilan atau makanan untuk berbuka puasa mengandung formalin berdasarkan hasil uji makanan.

Plt Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung, Muhamad Kashuri mengatakan pihaknya mengambil 53 sampel dari sejumlah lokasi penjualan takjilan, dan menemukan empat makanan yang mengandung pewarna sintetik dan satu mengandung formalin.

BBPOM Bandarlampung melakukan test kit atau menguji makanan untuk berbuka puasa di sejumlah tempat, yakni Way Walim, Lapangan Merah Enggal, dan Lapangan Kalpataru. Hasil pengawasan itu, menemukanan makanan yang menggunakan pewarna sintetik dan mengandung formalin.

Ditegaskan olehnya sebenarnya pihaknya sering melakukan pengecekan lapangan, namun untuk bulan puasa ini lebih ditingkatkan dengan melakukan pengawasan pada sejumlah tempat.

Menurutnya, atas temuan itu, warga diingatkan harus waspada jika melihat makanan dengan warna mencolok karena itu patut dicurigai bisa saja mengandung pewarna sintetik agar mempunyai daya tarik lebih.

Selain itu, pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut ke tingkat produsen yang telah mengedarkan makanan dengan pewarna sintetik dan juga mengandung bahan pengawet. Ia menegaskan pula, bagi para pengedar bahan berbahaya dalam makanan akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku yakni UU No. 18 tahun 2012, yaitu barang siapa yang memproduksi pangan berbahaya akan dikenakan sanksi pidana penjara lima tahun dan denda Rp5 miliar.

BBPOM memperingatkan agar para pengecer makanan tidak lagi menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya. Dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar razia di toko dan supermarket untuk memeriksa izin edar, tanggal kedaluwarsa dan juga kemasannya.

 

 

307 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *