Ekspor Kopi Robusta Lampung Turun

Panen_Kopi_DLT_2RADIO SUARA WAJAR – Realisasi ekspor biji kopi robusta Lampung pada Mei 2016 mencapai 4.637,2 ton senilai 7,6 juta dolar Amerika Serikat atau turun bila dibandingkan bulan sebelumnya.

“Pada April ekspor 4.786,2 ton senilai 7,7 juta dolar Amerika Serikat,” kata Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ferynia di Bandarlampung, seperti dilansir antaranews.com, Sabtu.

Ia menjelaskan, ekspor biji kopi robusta Lampung masih terus berlangsung meski belum memasuki panen raya.  Panen raya kopi di Lampung, berdasarkan informasi petani kopi diperkirakan pada pertengahan tahun, yakni sekitar bulan Juli, Agustus, dan September.

“Kendati panen raya belum berlangsung, namun petani maupun pengekspor masih memiliki stok,” tambahnya.

Ekspor biji kopi robsuta Lampung, lanjutnya, ke sejumlah negara di Eropa, Asia, kawasan Afrika dan Timur Tengah. Sementara itu, pengusaha kopi asal Portugal terpikat dengan kopi robusta asal Provinsi Lampung yang memiliki cita rasa khas.

“Saat bertandang ke kantor AEKI Lampung pada akhir pekan lalu, pengusaha kopi asal Portugal mencicipi kopi robusta dari berbagai sentra perkebunan kopi di Lampung,” kata Ketua Renlitbang Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Seluruh Indonesia (AEKI) Lampung Muchtar Lutfie.

Ia mengatakan bahwa pengusaha kopi asal Portugal yang dipimpin oleh Helena Pira itu menyatakan kopi robusta Lampung memiliki cita rasa yang lezat, khas dan unik. Mereka juga terkesan dengan cita rasa kopi luwak robusta asal Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus yang tidak dimiliki oleh kopi sejenis dari beberapa daerah di Tanah Air. Muchtar Lutfie mengatakan bahwa cita rasa kopi robusta asal Lampung juga menurut mereka berbeda dengan daerah lain seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Namun mereka mengaku sempat kecewa dengan ‘trader’ di Tanah Air karena kualitas maupun cita rasa kopi yang dibeli berbeda-beda,” ujarnya lagi.

 

448 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *