‘Ratu’ lahirkan anak badak ke dua di Taman Nasional Way Kambas

Ratu dan anak ke-dua berjenis kelamin betina. Foto : ditjenphka.dephut.go.id

Ratu dan anak ke-dua berjenis kelamin betina. Foto : ditjenphka.dephut.go.id

LAMPUNG TIMUR, RADIO SUARA WAJAR –Kabar gembira datang dari Suaka Rhino Sumatera (SRS) Taman Nasional Way Kambas Lampung. Seekor Badak Sumatera berjenis kelamin betina lahir dari induk badak bernama Ratu.

Berdasarkan keterangan pers yang diperoleh Radio Suara Wajar dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (LHK), Jumat 20 Mei 2016.

“Pada Kamis, 12 Mei 2016 pukul 05.40 WIB, bayi badak berjenis kelamin betina lahir dari hasil perkawinan Andalas, badak jantan berumur 15 tahun dan Ratu, badak betina berumur 15 tahun penghuni SRS Taman Nasional Way Kambas,” tulis keterangan pers pada laman ditjenphka.dephut.go.id itu.

Kelahiran bayi badak ini merupakan kelahiran kedua di Indonesia setelah sebelumnya Andatu, anak badak pertama yang lahir di tahun 2012 dari induk yang sama.

“Dia bergerak normal dan mencoba memahami lingkungan sekitarnya, sampai akhirnya bisa menyusui induknya,” kata Dirjen KSDAE Kementerian LHK, Tachrir Fathony.

“Pada hari ketiga bayi badak tersebut sudah mulai berlari-lari kecil, melompat-lompat dan kedapatan memakan kotoran induknya. Menurut dokter hewan gejala ini adalah untuk membentuk flora anti penyakit di dalam badan si bayi badak,” jelasnya.

Sebelum kelahiran bayi perempuan ini, Ratu telah melahirkan badak laki-laki bernama Andatu. Di SRS, ada juga badak betina bernama Rosa yang dipelihara sejak 2005.

“Saat ini badak jantan lain yang bernama Harapan yang datang dari Amerika Serikat pada bulan November 2015 masih dalam proses adaptasi alamiah dan diharapkan mampu segera mengikuti jejak Andalas untuk menjadi bapak dari anak-anak badak sumatera berikutnya,” pungkas Tachrir.***

Reporter : Robert

465 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *