Mobil Pribadi Pakai Sirine Akan Ditindak

61c11167-c24d-4c5f-a9c9-143d065af19a_169

Ilustrasi

RADIO SUARA WAJAR – Satlantas Polres Tulangbawang menggelar apel Operasi Patuh Krakatau 2016 di lapangan mapolres setempat, Senin (16/5). Apel dipimpin Kapolres Tuba AKBP Agus Wibowo.

Kasatlantas Polres Tuba AKP Suprapto mengatakan, Operasi Patuh Krakatau yang berlangsung selama 14 hari (16-29 Mei) itu bertujuan memperlancar arus lalu lintas dan meminimalisir angka kecelakaan. Dalam Operasi Patuh itu, pihaknya akan menindak pelanggar lalu lintas di jalan raya. Diungkapkan oleh Suprapto operasi ini untuk menekan pelanggaran lalu lintas. Dalam operasi ini, 70 persen dilakukan penindakan dan 30 persen Dikmas.

Dalam gelaran Operasi Patuh yang digelar serentak seluruh Indonesia, Satlantas Polres Tuba menerjunkan 35 anggota lantas. Mereka akan menindak semua pelanggar lalu lintas baik roda dua maupun roda empat.

Untuk pengendara sepeda motor, Suprapto mengatakan, kesalahan-kesalahan yang akan dikenai tilang di antaranya kelengkapan surat-surat kendaraan. Kemudian pengendara melawan arus, pelat nomor tidak sesuai aslinya, dan tidak pakai helm. Pihanya juga akan menindak pengendara yang melanggar lampu merah, melanggar marka jalan, dan garis setop.

Kemudian, untuk pengendara mobil ada enam sasaran, yakni pelat nomor tidak sesuai aslinya, tempel logo atau simbol pada pelat nomor, pakai rotator atau sirene pada mobil pribadi, dan tidak pakai sabuk pengaman saat berkendara.

Ditambahkan olehnya mobil yang melanggar lampu merah serta melanggar marka jalan dan garis setop juga akan kena tindakan. Pada Operasi Patuh Krakatau 2016 ini, Satlantas melibatkan beberapa pemangku kepentingan, yaitu Dinas Perhubungan, TNI, PM, dan Garnisun.

 

379 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *