PLN Lampung Janji Agustus Bebas Biarpet

jaringan-sutt-pln_20151120_071718

Ilustrasi

RADIO SUARA WAJAR – PT Perusahaan Listrik Negara Distribusi Lampung memastikan kondisi kelistrikan segera membaik. Hal itu menyusul rencana pemasangan mobile power plant berkapasitas 100 MW di Tarahan pada Agustus 2016 mendatang.

General Manager PT PLN Distribusi Lampung M Irwansyah Putra mengatakan, saat ini mobile power plant tersebut sudah ada di Singapura, dan tinggal menunggu proses administrasi di Bea Cukai.

“Jadi tinggal tunggu perizinan, seperti amdal dan lainnya. Mudah-mudahan dengan masuknya 160 MW sudah bisa meng-cover keandalan PLTU Sebalang nantinya,” terang Irwansyah dalam diskusi Lampung Profesional yang digelar Tribun Lampung di The 7th Hotel, Bandar Lampung, seperti dilansir tribunnews.com, Selasa (26/4).

Diskusi kali ini mengambil tema Listrik Biarper, Apa Solusinya? Lebih lanjut, Irwansyah menambahkan, mobile power plant diperkirakan mulai beroperasi pada akhir Agustus. Ia pun berharap pada bulan Ramadan mendatang tidak terjadi lagi biarpet.

Di sisi lain, PLN juga mengantisipasi gangguan kelistrikan dengan berencana membangun line 2 (Menggala-Seputih Banyak). Sementara saat ini hanya ada transmisi dari line 1, yakni Bukit Kemuning-Baturaja. Sehingga jika ada gangguan akan memengaruhi kondisi kelistrikan di Lampung.

“Jadi untuk mengatasi persoalan itu, akan dibantu dari dua sisi. Mudah-mudahan dengan diskusi ini kami mendapat banyak masukan dan ditemukan solusi apa yang harus dilakukan ke depan sehingga kelistrikan di Lampung bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Irwansyah menerangkan, kondisi kelistrikan di Lampung pada beban puncak rata-rata mencapai 860 MW. Menurut dia, dalam kondisi normal, daya pembangkit Lampung dan transfer dari Sumatera Selatan sebenarnya mencukupi kebutuhan.

“Namun, belum optimal. Seperti belum berjalannya PLTU Sebalang 2 x 100 MW. Sehingga membuat kondisi kelistrikan di Lampung defisit,” ungkapnya.

PLN, kata Irwansyah, tidak tinggal diam. untuk menutupi defisit daya, PLN sudah menyewa pembangkit PLTG berkapasitas 60 MW.

“Saat ini sudah beroperasi 30 MW. Sewa yang di Sutami sebesar 30 MW dan sudah masuk 15 MW. Sementara sisanya dua minggu lagi akan masuk, sehingga dua minggu ke depan sudah full 30 MW,” paparnya.

 

248 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *