Lancarkan Pembangunan Infrastruktur, Gubernur kumpulkan Bapeda se-Lampung

Gubernur M. Ridho Ficardo saat memimpin rapat Koordinasi dengan seluruh Kepala Bappeda Provinsi, kabupaten/kota se-Provinsi Lampung di Ruang Rapat Bappeda, Rabu (13/01/2016).

Gubernur M. Ridho Ficardo saat memimpin rapat Koordinasi dengan seluruh Kepala Bappeda Provinsi, kabupaten/kota se-Provinsi Lampung di Ruang Rapat Bappeda, Rabu (13/01/2016).

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Gubernur M. Ridho Ficardo mengajak seluruh Jajaran Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Provinsi Lampung untuk dapat mengawal arah pembangunan. Hal ini terkait dengan peran vital Bappeda dalam menentukan kemajuan pembangunan baik fisik maupun non fisik di Provinsi Lampung.
Demikian disampaikan dalam Rapat Koordinasi dengan seluruh Kepala Bappeda Provinsi, kabupaten/kota se-Provinsi Lampung di Ruang Rapat Bappeda, Rabu (13/01/2016).
Diinformasikan oleh Karo Humas dan Protokol Bayana, Gubernur Lampung dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa prioritas pembangunan Provinsi Lampung 2016 berfokus delapan point penting.

Diantaranya; memantapkan kualitas infrastruktur, mendukung ketahanan pangan, memperluas kesempatan kerja dan mengurangi kemiskinan. Selain itu meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, reformasi birokrasi, mencipatkan iklim investasi kondusif, mengembangkan pariwisata dan umkm, serta pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dan penganggulangan bencana.
“Untuk itu Bappeda diharapkan dapat memperkuat peran dan fungsinya sebagai badan pengendali dan perencana pembangunan serta pengawasan prapelaksana pembangunan di Provinsi Lampung serta melakukan koordinasi dan sinergitas dengan dengan seluruh sub perencana yang ada di SKPD, baik tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota”, jelasnya.
Gubernur menjelaskan, diperlukan dukungan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung terkait program infrastruktur di Provinsi Lampung.
Saat ini lanjutnya, dalam tahap dalam lanjutan pembangunan jalan tol dan pengembangan Bandara Radin Inten II menuju Bandara Embarkasi Haji dan Bandara Internasional 2017 serta pembangunan Bandara Pekon Serai.
“Selain itu juga jalan Provinsi Lampung pada Tahun Anggaran 2016 ditargetkan mencapai 70% dengan panjang penanganan pembangunan dan rehabilitasi sepanjang 150 km dengan rincian program pembangunan 87.65 Km dan program rehabilitasi 62,5 km,” pungkasnya.
Lebih lanjut gubernur juga mengatakan program lain yang memerlukan dukungan pemerintah kabupaten/kota terkait pembangunan infrastruktur pertanian yakni mendukung pencapaian target peningkatan produksi satu juta ton gabah kering giling pada 2016 serta melanjutkan program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi dan persiapan pembangunan tiga bendungan di Provinsi Lampung.
“Para Kepala Bappeda yang wilayahnya akan dilalui oleh jalan tol mulai untuk memetakan pembangunan kawasan industri di wilayahnya guna mempercepat pembangunan di Provinsi Lampung, selain itu juga memetakan kawasan pariwisata dan kawasan ketahanan pangan guna menunjang program pembangunan tersebut,” ujarnya.
Dikatakan Gubernur hal lain yang perlu menjadi perhatian dalam program pembangunan di Provinsi Lampung yakni terkait menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Lampung yang potensial. Percepatan pembangunan di Provinsi Lampung harus sebanding dengan pertumbuhan SDM yang unggul, berkualitas dan berdaya saing. Untuk itu Gubernur meminta kepala seluruh jajaran Bappeda se-Provinsi Lampung untuk menentukan kuantitas ideal terkait jumlah SD, SMP, SMA dan SMK perkecamatan di tiap kabupaten/kota masing-masing.
“Anak- anak kita harus dapat menjadi tuan rumah ditanahnya sendiri, jangan malah tersingkirkan. Untuk itu pemerintah Provinsi Lampung berkordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota akan merencanakan pengadaan sekolah gratis di Provinsi Lampung yang akan dibicarakan kemudian”, ujarnya.***
Reporter : Robert

544 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *