Fogging Lebih Berbahaya untuk Kesehatan

 

RADIO SUARA WAJAR — Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung tidak akan melakukan fogging focus (pengasapan) lantaran lebih berbahaya terhadap kesehatan masyarakat ketimbang membunuh nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD) pada musim pancaroba kini.

Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan jika wabah DBD di suatu tempat tidak pada level berbahaya, Dinkes tidak akan melakukan fogging karena terlalu bahaya untuk kesehatan masyarakat ketimbang membunuh nyamuk.

Edwin ditemui di kantornya, Sabtu (2/1/2015) menjelaskan bahwa langkah-langkah sudah pihaknya siapkan seperti halnya imbauan kepada masyarakat untuk mengambil abate sebagai pembunuh jentik nyamuk di setiap penampungan air dimasing-masing rumah warga.

Selain pemberian abate, Dinkes juga telah memberi arahan kepada masyarakat untuk membersihkan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya dan berperilaku hidup sehat sebagai hal pertama pencegahaan DBD.

Sebelumnya Diskes Bandar Lampung membantah jika petugas Dinkes menjual abate ke setiap rumah rumah warga di Bandar Lampung.

 

401 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *