Jalan Layang Ki Maja-ratu Dibalau Bandarlampung Dibuka

w750_h400px__1435039807RADIO SUARA WAJAR – Jalan layang penghubung Jalan Ki Maja-Ratu Dibalau di Kota Bandarlampung dibuka untuk umum mulai Jumat yang bertepatan dengan tahun baru.  Peresmian infrastruktur baru yang melintas di atas Jalan Lintas Sumatera Soekarno-Hatta tersebut dilakukan Sekretaris Kota Bandarlampung Badri Tamam. Ia mengatakan, pembangunan jalan layang sepanjang 268 meter dan lebar 10 meter itu dibiayai APBD sebesar Rp35 miliar yang Rp3 miliar di antaranya untuk pembebasan lahan.

Jalan layang tersebut diharapkan dapat memecahkan kemacetan arus lalu lintas di jalan pemisah Jalan Soekarno-Hatta yang merupakan jalan Lintas Sumatera akibat kepadatan kendaraan dari Jawa atau menuju Jawa dari beragam provinsi di Sumatera.

“Pembangunan jalan layang bukan hanya ini, sebab akan ada dua pembangunan lagi, tepatnya berada di Jalan Gajah Mada dan Kemiling,” kata dia.

Di Kecamatan Kemiling dikatakannya berada di Jalan Imam Bonjol, dan akan menjadi jalan layang terpanjang. Ia mengharapkan, dengan adanya jalan layang ini ekonomi di Bandarlampung lebih maju, terlebih ke depan Kota Bandarlampung akan dipimpin lagi oleh Herman HN-Yusuh Kohar yang menang dalam pilkada 9 Desember, berdasarkan perhitungan dari KPU.

“Kami imbau warga tidak berhenti di atas jalan layang, soalnya selain mengakibatkan kemacetan juga berpotensi membahayakan. Apalagi tidak ada trotoar di atasnya,” katanya.

Ia menambahkan, jalan layang ini diharapkan juga mampu meningkatkan roda perekonomian di Kota Bandarlampung secara keseluruhan.

“Mudah-mudahan dengan ini ekonomi Bandarlampung terus meningkat, sehingga kota ke empat terbesar di Sumatera ini dapat segera menjadi kota Metropolitan,” kata dia.

Seusai meresmikan jalan layang, Sekda meninjau kondisi bangunan tersebut dengan berjalan kaki dan dimeriahkan dengan kembang api.  Ribuan warga sejak Kamis pukul 20.00 WIB memadati lokasi peresmian karena ingin menyaksikan panggung hiburan rakyat pada malam pergantian tahun.

“Mencari hiburan sekaligus melihat jalan layang layang yang baru saja diresmikan,” kata Wieke warga Kelurahan Way Kandis.

Dia ingin menyaksikan pentas hiburan dan kembang api satu tahun sekali. Ia mengharapkanpada tahun depan Kota Bandarlampung lebih baik dan kemajuan pembangunan lebih pesat.

“Dengan adanya jalan layang ini, pembangunan di kota ini semakin maju dan akses jalan lebih mudah,” kata dia.

Warga lainnya berharap, pemkot lebih banyak membangun jalan layang di tempat yang strategis.

“Harus ditempat yang strategis, khususnya wilayah yang lalu arus lintasnya sering macet, terlebih di Jalan Sultan Agung yang kerap macet sejak ada Mall Boemi,” kata Anton.

 

632 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *