Renungan Harian, Selasa, 22 Desember 2015

12369093_10205177132455658_4705435156167534249_nSelasa, 22 Desember 2015
Hari Biasa Khusus Adven

INJIL: Luk 1:46-56

Lalu kata Maria, “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan kuduslah nama-Nya. Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.” Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

RENUNGAN:

Dalam kidung Magnificat, Maria mengekspresikan kekagumannya atas rencana Allah selagi rencana itu semakin tersingkap di hadapan umat. Sang Mesias yang sudah lama dinanti-nantikan, Dia yang dicari oleh umat Allah sepanjang sejarah, tidak lama lagi akan datang. Walaupun belum hilang rasa herannya mengapa dirinya dipilih Allah, Maria mengingat bagaimana dalam perjalanan sejarah manusia Allah memilih meninggikan orang rendah untuk merendahkan “orang-orang yang berkuasa” (Luk 1:52).

Ketika kita merenungkan kembali hidup kita, kita dapat melihat banyak cara yang telah ditunjukkan Bapa surgawi kepada kita terkait belas kasih dan bela rasa-Nya. Allah Yang Mahakuasa ingin agar kita masing-masing mengenal-Nya secara pribadi. Kita-manusia yang direndahkan karena dosa-dosa dan Iblis, telah diangkat oleh darah Yesus, Anak Domba Allah yang tak bercacat. Ia telah mengangkat kita, memberikan Roh Kudus kepada kita guna memberdayakan kita untuk melakukan kehendak-Nya. Allah juga sangat menghargai upaya kita untuk menyediakan waktu yang khusus untuk berada bersama-Nya, memampukan kita untuk melayani-Nya dan juga melayani satu sama lain. Dia telah memenuhi diri kita masing-masing dengan hal-hal yang baik bagi kehidupan kita.

Kita dapat bersukacita dengan Maria dan semua anak Allah karena kita telah melihat terpenuhinya janji-janji Bapa surgawi dalam diri Yesus, sumber kehidupan kita.

DOA:

“Ya Tuhan Yesus, Raja segala raja, Raja segala bangsa, sumber persatuan dan iman kami, datanglah dan selamatkanlah seluruh umat manusia, ciptaan-Mu. Terpujilah nama-Mu selalu! Amin.”

 

746 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *