Mengekspresikan cinta kepada Bunda Maria

 

 

 

 

 

 

 

RADIO SUARA WAJAR – Hari Raya St. Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda dirayakan 8 Desember, tapi umat Katolik Filipina secara tradisional memulai hari raya tersebut pada hari Minggu pertama bulan Desember dan ratusan patung Santa Perawan Maria diarak selama prosesi di kota tua di Manila.

Diselenggarakan oleh Confradia de la Immaculada Concepcion, prosesi tahun ini menampilkan 90 patung Bunda Maria dari berbagai negara yang mengklaim sebagai “prosesi Maria terbesar.”

Sebuah marching band militer mengiringi prosesi itu yang sebagian besar berpakaian putih karena mereka parade di sekitar kota tua Intramuros.

Prosesi Maria pertama diselenggarakan di Manila pada 8 Desember 1619 berlangsung selama 15 hari. Selama pemerintahan kolonial Spanyol selama 300 tahun, prosesi ini digelar setiap tahun.

Pastor Melvin Castro, sekretaris eksekutif Komisi Keluarga dan Kehidupan Konferensi Waligereja Filipina, memperingatkan bahwa prosesi itu bukan tentang gaun indah atau carrozas yang membawa patung.

Carrozas adalah sebuah kereta, biasanya dihiasi dengan bunga-bunga dan lilin, yang membawa patung Bunda Maria. Pastor Castro menjelaskan bahwa prosesi itu adalah cara orang Filipina “mengekspresikan cinta mereka kepada Bunda Maria.”

415 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *