Pemprov Lampung Sosialisasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental

Asisten Bidang Kesra Elya Muchtar dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Hotel Novotel, Kamis malam (19/11/2015).

Asisten Bidang Kesra Elya Muchtar dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Hotel Novotel, Kamis malam (19/11/2015).

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Generasi muda harus tumbuh dan berkembang menjadi generasi muda yang berilmu, berakhlak dan berkarakter baik.

Sebagaimana Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi. Yakni melalui perubahan fundamental mulai dari perilaku, pikiran dan kultur. Demikian disampaikan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang diwakili oleh Asisten Bidang Kesra Elya Muchtar dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Hotel Novotel, Kamis malam (19/11/2015).

“Tindakan konkrit yang harus dilakukan generasi muda dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental adalah dengan berperilaku dan bertindak positif”, jelasnya.

Lebih lanjut Elya menambahkan, sudah saatnya Indonesia melakukan tindakan korektif. Tidak dengan menghentikan proses reformasi yang sudah berjalan. Tetapi dengan mencanangkan revolusi mental menciptakan paradigma, budaya politik dan pendekatan nation building baru yang lebih manusiawi, sesuai budaya nusantara, bersahaja dan berkesinambungan. Hal ini sesuai dengan tulisan Presiden Jokowi menyangkut revolusi mental untuk menjadi bahan renungan kita bersama.

“Kepada kita semua selaku Aparatur Sipil Negara untuk mampu menggerakan seluruh komponen masyarakat. Terlebih para pemuda sebagai generasi penerus pembangunan bangsa. Melalui peningkatan kualitas dan kapasitas diri untuk tetap bersaing secara sehat dan bermutu. Sehingga pada waktunya kita dapat mewujudkan Provinsi Lampung yang maju dan sejahtera”, tambahnya.

Ditambahkan oleh Kabag Humas Biro Humas dan Protokol Heriyansyah dalam kesempatan ini gubernur melalui asisten bidang kesra juga mengajak seluruh masyarakat dengan kesadaran yang tinggu untuk mampu merevolusi mental diri masing-masing dalam kehidupan sehari-hari melalui pengendalian diri.

“Dengan kemampuan kita melakukan pengendalian diri serta mengamalkan ajaran agama secara baik dan benar, maka di Provinsi Lampung tidak akan pernah ada terorisme, pornografi, pornoaksi, peredaran dan penyalahgunaan narkoba, HIV- AIDS maupun kejahatan yang lainnya, “jelasnya.

Dalam acara ini turur hadir Tim Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI serta sejumlah kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Reporter : Robert

590 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *