Tuhan Menemukan Kembali Teguh, “Anak Domba Hilang”

Yohanes Teguh Subroto (60), di kediamannya, jalan Tupai, Gang Jambu No. 51, Sidodadi, Kedaton, Bandar Lampung

Yohanes Teguh Subroto (60), di kediamannya, Jalan Tupai, Gang Jambu No. 51, Sidodadi, Kedaton, Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, POTRET SUARA WAJAR – Yohanes Teguh Subroto (60), memutuskan memeluk Katolik saat di usia mudanya. Keinginannya memutuskan menjadi pengikut Yesus ini, diakui pria kelahiran Pakembinangun, Yogyakarta 09 Agustus 1955 ini, keluar dari hati yang paling dalam.

Dalam perjalanan hidup diakui Teguh, sering “jatuh bangun”. Tersesat, begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan kisah hidup Teguh kala itu. Yohanes Teguh Subroto adalah warga lingkungan Santo Don Bosco, Stasi Santo Yohanes Rasul Kedaton, Bandar Lampung.

Atas nama hukum gereja dan kesadaran untuk mematuhinya, pria yang lahir 60 tahun lalu ini, tak berani untuk menyambut Tubuh Kristus pada saat Misa Ekaristi di gereja. Faktor lain yang membuat bapak lima anak ini, merasa tidak layak menerima komuni karena dikucilkan oleh warga lingkungan di sekitarnya. Sampai akhirnya pada suatu malam, dia bermimpi bertemu Tuhan Yesus, dan hal itu menguatkan hatinya.

Teguh saat ditemui Radio Suara Wajar pada Sabtu 12 September 2015 di kediamannya Jalan Tupai, Gang Jambu No. 51, Sidodadi, Kedaton, Bandar Lampung ini, menceritakan keteguhan dalam mempertahankan imannya. Walaupun teropsesi untuk mendapatkan “ilmu kanuragan” untuk membuatnya “sakti mandraguna”, tapi tak terbesit di hati dan pikiranya untuk meninggalkan iman yang diyakininya.

Dalam perjalanan hidupnya, anak bungsu dari sepuluh bersaudara ini, berupaya untuk terus mencari “sahabat” yang dapat membimbing hidupnya kembali ke jalan yang benar. Dan setelah beberapa tahun pencariannya, akhirnya membuahkan hasil.

Proses jatuh bangun dalam hidupnya membuat Teguh semakin mencintai Tuhan Yesus Kristus. Menururnya, Tuhan Yesus sudah berbuat banyak dalam hidupnya, tertuma saat dia “tersesat” dan akhirnya Yesus kembali menemukannya dan membawa pada jalan hidup yang benar. Itu yang meyakinkan dia untuk terus “menjabarkan” hukum kasih yang diajarkan Yesus dalam kehidupanya baik di gereja maupun dalam masyarakat setiap hari. Hal-hal apapun berguna dan baik bagi Tuhan menurutnya, seperti melayani sesama tanpa pamrih. Tentunya dengan talenta yang dimiliki suami dari Eliana (50) ini.

Features Radio : Tuhan Menemukan Kembali Teguh, “Anak Domba Hilang”, akan ditayangkan pada menu acara “Potret Suara Wajar” edisi Minggu 13 September 2015 pukul 19.00 wib.******

Reporter : Robert

785 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *