Hari Ini, RRI Genap 70 Tahun “Mengangkasa”

Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI , di Auditorium RRI Tanjung Karang, Jumat 11 September 2015.

Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI , di Auditorium RRI Tanjung Karang, Jumat 11 September 2015.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung meminta angkasawan RRI terus meningkatkan kualitas operasional siaran agar kebutuhan publik dapat terakomodir.Untuk itu perlu tranformasi dalam peningkatan layanan siaran. Yakni perubahan yang bersifat mendasar, strategis dan menyeluruh.

“Artinya RRI harus mau melakukan perubahan dalam semua aspek organisasi secara terpadu. Baik aspek manusia maupun pengelolaannya yang diselaraskan dengan visi, misi, nilai dan strategi organisasi,” ujar Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Paryanto, hari ini Jum’at (11/9) ketika menghadiri Resepsi Peringatan Hari Radio ke-70 Tahun 2015 dan Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI , di Auditorium RRI Tanjung Karang.

Dijelaskan Karo Humas dan Protokol Sumarju Saeni bahwa RRI lahir pada 11 September 1945 sehingga hari ini genap berusia 70 tahun. Gubernur melalui Staf Ahli juga mengapresiasi pembangunan RRI Bandar Lampung di bidang fisik dengan meningkatkan kemampuan frekuensi pemancar di seluruh wilayah Lampung. Upaya ini dapat memperluas daya jangkau siaran RRI dan memperkecil daerah blank spot. Sehingga daya dukung informasi RRI dalam proses pembangunan Propinsi Lampung akan lebih optimal.

Lebih lanjut disampaikan, proses transformasi harus diselaraskan dengan kemajuan teknologi informasi. Konvergensi media penyiaran menjadi kebutuhan yang tidak dapat dielakkan. Konvergensi media guna menyampaikan berita dan menyampaikan informasi serta hiburan ke dalam media tunggal. Sehingga radio tidak lagi menjadi media audio tetapi juga media penyiaran visual. Karena radio penyiaran dapat menjadi radio web yang beritanya dapat di dapat dibaca dan gambarnya dapat dilihat oleh pendengar melalui website. Seperti konvergensi media melalui KBRN (Kantor Berita Radio Nasional) dan RRI.co.id.

”Saya ikut bangga dan bersyukur karena melalui RRI berbagai keberhasilan pembangunan di Provinsi Lampung dapat didengar oleh masyarakat Lampung. Baik di kota sampai di desa-desa yang terpencil,” ujar Paryanto.

Sementara itu Kepala LPP RRI Bandar Lampung Effendi Afati menjelaskan, sepanjang 5 tahun terakhir ini RRI pusat maupun daerah terus mendapatkan penghargaan nasional maupun internasional. Berturut-turut sejak tahun 2011 sampai 2015 RRI menerima Adam Malik award dari Menteri Luar Negeri, Pesona Wisata Award dari Kementrian Pariwisata, dan Disabilitas Award dari Menteri Sosial. Selain itu KPI Award, KPU Award, Penghargaan jurnalistik dari PWI, Panglima TNI award untuk Siaran Perbatasan, Nominator Lecture LIPI Award, ABU Award dan AIBD award.

“Untuk meningkatkan pelayanan publik dan pencitraaan terus melakukan berbagai kegiatan berskala nasional. Seperti Indonesia berdonor, Jambore Siaran Nasional, Pekan Inovasi RRI dan lainnya. RRI juga melakukan Sosialisasi untuk Implementasi PP No 5 tahun 2015 tentang PNBP.

Tahun lalu RRI berhasil meningkatkan status 10 RRI dari type C Provinsi menjadi type B. Direktorat SDM dan Umum juga melakukan Perubahan Reformasi Birokrasi,” jelas Kepala LPP RRI.***

Reporter : Robert

 

1439 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *