Renungan Injil Mat 7: 6, 12-14

khotbah-di-bukit-501

Injil Mat 7: 6, 12-14

“Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
Masuklah melalui pintu yang sempit, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sempitlah pintu dan sesaklah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

RENUNGAN:

Yesus mengecam orang-orang Farisi itu karena mereka mementingkan peraturan-peraturan yang mereka buat sehingga mengabaikan perintah-perintah Tuhan sendiri. Peraturan mereka itu bahkan tidak jarang mengaburkan perintah Allah, sehingga demi peraturan yang mereka buat, perintah Allah dilanggar, seperti yang dikatakan Tuhan sendiri: “Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia. Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri” (Mrk 7: 8-9).

Tema penting yang ingin disampaikan oleh Yesus dalam Injil hari ini adalah pedoman-pedoman hidup praktis yang bisa dihayati oleh siapa saja guna memperoleh kebahagiaan “jangan lakukan pada orang lain apa yang Anda tidak suka orang lain perbuat terhadap dirimu”. Hal penting lain yakni hidup merupakan satu pilihan.

Pilihan itu akan menentukan masa depan seseorang. Ada pilihan yang sulit dan ada pilihan yang gampang. Yesus dalam Injil hari ini menegaskan bahwa pilihan yang gampang akan membawa orang kepada kebinasaan. Tetapi piliahan-pilihan yang sulit seperti memikul salib atau menyangkal diri akan membawa orang kepada kebahagiaan sejati.

Yesus mengharapkan supaya kita tidak mengelakkan pilihan-pilihan yang sulit karena pilihan-pilihan itu sering membawa kita kepada kebahagiaan.

DOA:

Tuhan, bantulah aku untuk membuat pilihan-pilihan yang tepat di dalam hidup agar aku terhindar dari kebinasaan. Amin.

1954 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *