Meski Tarif Naik Sampai 100%, Tiket KA Ekonomi Tetap Laris Manis

mudik1

Meski Tarif Naik Sampai 100%, Tiket KA Ekonomi Tetap Laris Manis

Jakarta, finance.detik.com -PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melakukan penyesuaian tarif Kereta Api (KA) Ekonomi untuk jarak menengah dan jarak jauh. Tarif baru berlaku mulai hari ini, 1 April 2015.

Tiket KA Ekonomi naik bervariasi tergantung jarak. Ada KA ekonomi yang naik sampai 100%, seperti KA Serayu (Jakarta Kota-Kroya-Purwokerto) dari Rp 35.000 menjadi Rp 70.000. Kenaikan rata-rata KA ekonomi berkisar 30%.

Meski ada kenaikan tarif, penjualan tiket KA Ekonomi terbilang tetap laris manis. Untuk libur panjang yang terjadi minggu ini, tiket KA Ekonomi sudah terjual hampir 90%. “Tarif baru berlaku 1 April 2015. Meski ada tarif baru, penumpang tidak terpengaruh. Untuk weekend ini saja, tiket terjual 90% untuk rute timur ke Jawa Timur dan Jawa Tengah,” kata Kepala Humas KAI Agus Komarudin kepada detikFinance, Rabu (1/4/2015).

Pemesan tiket kereta untuk akhir pekan pasca penyesuaian tarif rata-rata mencapai angka 62%. Pemesan sudah dapat dilakukan 90 hari sebelum keberangkatan. “Weekend setelah penyesuaian tarif rata-rata dari pengamatan kita, tiket KA Ekonomi terjual 62%. Angka ini di luar libur panjang,” sebutnya.

Penyesuaian tarif baru ini karena ada beberapa pertimbangan. Pertimbangan pertama ialah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM), perubahan margin dalam perhitungan biaya operasional KA ekonomi yang semula 8% menjadi 10%, serta adanya fluktuasi kurs yang berpengaruh terhadap harga suku cadang. Saat ini KAI masih mengimpor 90% suku cadang untuk lokomotif maupun kereta. “Kemudian adanya fluktuasi kurs dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah, terkait impor suku cadang,” ujar Agus.

Berikut adalah rincian kenaikan tarif KA Ekonomi antar kota (Jarak Jauh):

  • Kertajaya (Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi) dari Rp 50.000 menjadi Rp 90.000 atau naik 80%.
  • Brantas (Pasar Senen-Kediri) dari Rp 55.000 menjadi Rp 90.000 atau naik 63%.
  • Kutojaya Utara (Pasar Senin-Kutoarjo) dari Rp 40.000 menjadi Rp 80.000 atau naik 100%.
  • Bengawan (Pasar Senen-Purwosari) dari Rp 50.000 menjadi Rp 80.000 atau naik 60%.
  • Progo (Pasar Senen-Lempuyangan) dari Rp 50.000 menjadi Rp 75.000 atau naik 50%.
  • GBM Selatan (Pasar Senen-Surabaya Gubeng) dari Rp 55.000 menjadi Rp 110.000 atau naik 100%.
  • Matarmaja (Pasar Senen-Malang) dari Rp 65.000 menjadi Rp 115.000 atau naik 77%.
  • Tawangjaya (Pasar Senen-Semarang Poncol) dari Rp 45.000 menjadi Rp 65.000 atau naik 44%.
  • Tegal Arum (Jakarta Kota-Tegal) dari Rp 25.000 menjadi Rp 50.000 atau naik 100%.
  • Serayu (Jakarta Kota-Korya-Purwokerto) dari Rp 35.000 menjadi Rp 70.000 atau naik 100%.
  • Mantab (Pasar Senen-Madiun) dari Rp 55.000 menjadi Rp 130.000 atau naik 136%.

Rincian kenaikan KA Perkotaan (Jarak Sedang):

  • Merak Jaya/Patas Merak/Banten Ekspres/Lokal (Merak-Angke) dari Rp 5.000 menjadi Rp 8.000 atau naik 60%.
  • Cilamaya Ekspres/Cepat Purwakarta (Purwakarta-Jakarta Kota) dari Rp 3.000 menjadi Rp 6.000 atau naik 100%.
  • Lokal Rangkas/Ekonomi Lokal (Angke-Rangkasbitung) dari Rp 2.000 menjadi Rp 5.000 atau naik 150%.
  • Jatiluhur (Cikampek-Jakarta Kota) dari Rp 2.500 menjadi Rp 5.000 atau naik 100%.
  • Walahar Ekspres/Ekonomi Lokal (Jakarta Kota-Purwakarta) dari Rp 3.000 menjadi Rp 6.000 atau naik 100%.
374 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *